Pemkot Cirebon Targetkan Rehab 10 Ruas Jalan Utama Mulai Triwulan II
- 19 Feb 2026 16:18 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Komitmen Pemerintah Kota Cirebon dalam membenahi infrastruktur jalan terus diperluas ke berbagai titik strategis di wilayah kota demi meningkatkan kenyamanan transportasi publik selama musim penghujan ini. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) telah memetakan sejumlah ruas jalan yang akan mendapatkan penanganan intensif, mulai dari pemeliharaan rutin hingga rehabilitasi total berupa pengaspalan ulang secara menyeluruh.
Kepala DPUTR Kota Cirebon, Rachman Hidayat, ST, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantongi daftar wilayah yang menjadi prioritas perbaikan setelah penanganan di Jalan Cipto Mangunkusumo selesai dilakukan. Sebaran perbaikan ini direncanakan akan menyentuh area strategis lainnya seperti Jalan Pemuda, Jalan Perjuangan, wilayah Majasem, hingga ke pelosok wilayah Kecamatan Harjamukti secara bertahap.
"Kalau untuk penanganan jalan sendiri, kalau untuk rehab itu ada sekitar 5 sampai 10 ruas lah ya. Tapi kalau untuk pemindahan rutin, semuanya kita coba cek sesuai dengan kondisi lapangan," ujar Rachman dalam unggahan akun Instagram @pemdakotacrb, Rabu, 18 Februari 2026.
Terkait waktu pelaksanaan, Rachman memastikan bahwa proyek pengaspalan ulang ini tidak akan memakan waktu lama untuk dimulai karena proses perencanaan sudah berjalan dengan target eksekusi paling lambat pada triwulan kedua tahun 2026. Target ini sengaja dipatok setelah momen Lebaran agar pengerjaan fisik tidak mengganggu arus mudik dan balik yang biasanya melintasi jalan-jalan utama di Kota Udang ini.
Strategi yang diterapkan saat ini adalah melakukan penambalan darurat terlebih dahulu pada lubang-lubang yang menganga akibat genangan hujan guna menjamin keselamatan pengendara di masa transisi ini. Hal ini dilakukan karena jika harus menunggu proyek rehab besar dimulai, dikhawatirkan kondisi jalan akan semakin parah dan dapat memicu kecelakaan lalu lintas yang fatal bagi masyarakat luas.
Rachman juga menekankan bahwa keberhasilan perbaikan jalan ini sangat bergantung pada fungsi drainase yang optimal, sehingga ia meminta warga tidak menutup saluran air di depan properti mereka. Ia berharap warga lebih peduli dengan tidak membuang sampah ke selokan dan bersedia membantu memastikan air hujan dapat mengalir masuk ke saluran dengan lancar agar tidak terjadi genangan yang merusak struktur aspal.
Ia juga mengajak warga untuk berpartisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan melaporkan kerusakan jalan melalui platform resmi lapor.go.id menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur jalan yang lebih baik dan tahan lama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....