Dari Jet Shooter hingga Trash Barrier, Laskar Gerindra Bantu Warga

  • 21 Sep 2026 18:09 WIB
  •  Cirebon
Poin Utama
  • DPRD Jawa Barat melalui Hj. Tina Wiryawati mendorong Laskar Gerindra untuk terlibat aktif dalam penanganan persoalan lingkungan dan fasilitas umum di Kabupaten Kuningan.
  • Pemetaan kebutuhan warga ditingkat lapangan menjadi strategi utama untuk mengidentifikasi dan mengatasi persoalan yang dihadapi masyarakat di berbagai wilayah.
  • Penyediaan water jet shooter untuk desa-desa di lereng Gunung Ciremai merupakan langkah konkret mitigasi dan antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

RRI.CO.ID, Kuningan – Persoalan lingkungan dan fasilitas umum di sejumlah wilayah Kabupaten Kuningan mulai ditangani melalui pemetaan kebutuhan warga di tingkat lapangan. Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Barat, Hj. Tina Wiryawati, mendorong Laskar Gerindra untuk tidak hanya menjalankan fungsi konsolidasi, tetapi juga terlibat dalam penanganan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Sejumlah kebutuhan warga kemudian direalisasikan dalam bentuk bantuan dan kegiatan fisik. Di antaranya penyediaan water jet shooter untuk masyarakat di desa-desa sekitar lereng Gunung Ciremai sebagai upaya mitigasi dan antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Di Blok Bangong, Desa Kadugede, Tina juga memfasilitasi pengerahan alat berat untuk normalisasi sungai. Penanganan tersebut sekaligus disertai pembangunan trash barrier atau penahan sampah di aliran Sungai Cisanggarung.

Persoalan fasilitas umum turut menjadi perhatian. Di Kelurahan Cigadung, penataan kembali lapangan sepak bola dilakukan setelah sebelumnya kondisi lapangan dipenuhi ilalang dan tidak optimal digunakan masyarakat.

Tina mengatakan, berbagai kegiatan tersebut berangkat dari kebutuhan yang ditemukan langsung oleh anggota Laskar Gerindra ketika turun ke lapangan.

"Para laskar ini saya minta turun, melihat langsung kondisi masyarakat, mencatat apa yang menjadi keluhan dan kebutuhannya. Jadi bukan sekadar berkumpul, tetapi harus ada manfaat yang dirasakan masyarakat," kata Tina, Senin 21 September 2026.

Pola tersebut juga diterapkan dalam pertemuan ketiga bersama Laskar Gerindra. Dalam kegiatan itu, Tina menyalurkan material semen untuk mendukung pembangunan fasilitas di salah satu desa serta bantuan speaker portable untuk menunjang kegiatan masyarakat di dua desa lainnya.

Menurut Tina, pendataan di tingkat lapangan penting agar bantuan yang diberikan tidak terlepas dari kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang membutuhkan penanganan lebih besar kemudian diarahkan untuk disampaikan secara berjenjang melalui struktur Partai Gerindra.

"Kalau persoalannya membutuhkan penanganan yang lebih besar, tentu tidak bisa diselesaikan sendiri. Aspirasi itu harus disampaikan secara berjenjang agar bisa dicarikan jalan keluarnya," ujarnya.

Tina yang juga menjabat Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Gerindra tersebut membagi konsolidasi Laskar Gerindra se-Kabupaten Kuningan dalam tiga pertemuan.

Selain konsolidasi, para anggota laskar yang sebelumnya telah mendapatkan bimbingan teknis (bimtek) tingkat nasional juga diberikan pembinaan mengenai kedisiplinan dan tanggung jawab sosial.

Tina menegaskan, keterlibatannya sebagai anggota DPRD bukan semata-mata berkaitan dengan jabatan, tetapi bagaimana keberadaannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Niat saya menjadi anggota DPRD bukan untuk gaya-gayaan menjadi pejabat. Tapi untuk menjadi orang yang memberikan manfaat positif bagi masyarakat, minimal untuk lingkungan sekitarnya," katanya.

Karena itu, ia meminta Laskar Gerindra menjadikan kerja lapangan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial. Keluhan warga yang ditemukan tidak berhenti pada pendataan, tetapi diupayakan mendapat tindak lanjut sesuai skala kebutuhan dan kewenangan.

"Niatnya sederhana, bagaimana kita hadir dan bisa memberikan manfaat. Minimal ketika ada persoalan di lingkungan masyarakat, kita tahu dan berusaha mencari solusinya," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....