Serap Aspirasi Rokhmat Ardiyan Kawal Program Listrik Gratis hingga Rutilahu

  • 30 Jul 2026 19:32 WIB
  •  Cirebon
Poin Utama
  • Anggota DPR RI H. Rokhmat Ardiyan menegaskan komitmennya untuk mengawal program bantuan sosial dan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kuningan.
  • PLN menyalurkan program penyambungan listrik gratis untuk 3.500 rumah tangga pada 2025 dan tambahan 400 rumah tangga pada 2026.
  • Program prioritas nasional ini disampaikan langsung kepada warga melalui kegiatan reses di Desa Cigadung pada 30 Juli 2026.

RRI.CO.ID, Kuningan - Anggota DPR RI, H. Rokhmat Ardiyan, menegaskan komitmennya untuk mengawal berbagai program bantuan sosial dan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kuningan. Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan warga saat menggelar kegiatan reses di Desa Cigadung, Kamis, 30 Juli 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Rokhmat memaparkan sejumlah program prioritas nasional yang berhasil disalurkan ke daerah. Salah satunya adalah penyambungan listrik gratis dari PLN untuk 3.500 rumah tangga pada 2025 dan tambahan 400 rumah tangga pada 2026.

"Tadi kawan-kawan media saksikan sendiri, tidak dipungut biaya sepeser pun. Ini program kasih sayang Bapak Presiden Prabowo Subianto agar seluruh masyarakat bisa menikmati listrik tanpa diskriminasi," ucapnya menegaskan.

Baca juga: DPR Minta Pemkab Kuningan Percepat Pengesahan Perda RTRW

Selain program elektrifikasi, Rokhmat juga mengawal alokasi bantuan 100 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dengan anggaran Rp20 juta per rumah. Tak hanya itu, ia juga mengawal perbaikan jalan bernilai sekitar Rp14,5 miliar bagi masyarakat lokal.

Penyaluran bantuan pendidikan turut menjadi fokus perhatian dalam pemaparan program strategis tersebut. Di antaranya melalui penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi ribuan pelajar.

Ia menekankan agar seluruh bantuan, khususnya Rutilahu, disalurkan secara utuh kepada penerima manfaat tanpa ada pemotongan dalam bentuk apa pun. Pengawasan ketat ini dilakukan demi memastikan transparansi serta efektivitas program di lapangan.

"Saya digaji oleh rakyat, maka saya harus berbuat yang terbaik buat rakyat. Semua bantuan harus diterima utuh oleh penerima manfaat," ujarnya menutup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....