Anggota DPRD Jabar Soroti Dampak Pemangkasan Dana Desa di Kuningan
- 29 Jun 2026 07:04 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Kuningan - Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PAN, Toto Suharto menyoroti dampak kebijakan pengurangan alokasi Dana Desa yang mulai dirasakan sejumlah pemerintah desa di Kabupaten Kuningan. Minggu, 28 Juni 2026. Hal tersebut disampaikan Toto saat melakukan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan desa di Desa Randobawagirang, Kecamatan Mandirancan, Kabupaten Kuningan.
Toto Suharto mengatakan, aspirasi yang disampaikan desa menjadi catatan penting dalam pelaksanaan pembangunan di tingkat bawah. Menurutnya, desa memiliki peran besar dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan warga.
Menurutnya, jalan usaha tani menjadi salah satu fasilitas penting bagi masyarakat. Hal ini dikarenakan infrastruktur tersebut berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi warga, khususnya di sektor pertanian.
Desa Randobawa Girang sendiri merupakan salah satu desa yang memiliki berbagai capaian pembangunan. Desa tersebut telah berstatus Desa Mandiri sejak 2015 serta dikenal memiliki potensi di bidang pariwisata.
Selain persoalan infrastruktur, dalam kegiatan tersebut juga dibahas upaya pemerintah desa memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan aset desa. Salah satunya lahan tanah kas desa seluas 24 hektare yang kini dikembangkan dengan tanaman alpukat dan kopi.
Toto berharap sinergi antara pemerintah desa, kabupaten, dan provinsi dapat terus diperkuat. Langkah ini dinilai penting agar program pembangunan tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.
Dalam kesempatan itu, pemerintah desa menyampaikan bahwa pengurangan Dana Desa berdampak langsung terhadap sejumlah program pembangunan yang telah direncanakan. Salah satu program yang ikut terdampak adalah pembangunan infrastruktur jalan usaha tani.
Pemdes Randobawagirang mengungkapkan bahwa adanya pengurangan anggaran sekitar Rp500 juta sangat memengaruhi rencana mereka. Akibatnya, dua titik pembangunan jalan usaha tani yang telah menjadi aspirasi masyarakat belum dapat direalisasikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....