DPRD Indramayu dan KONI Bahas Anggaran PORPROV Jabar 2026.

  • 18 Jun 2026 18:40 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Indramayu - DPRD Kabupaten Indramayu menerima audiensi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu terkait usulan penambahan anggaran hibah guna mendukung persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

Audiensi yang berlangsung di ruang rapat DPRD Kabupaten Indramayu pada Kamis 18 Juni 2026 itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin S.ip Hadir pula Ketua Komisi I DPRD Endang Effendi, S.E., Wakil Ketua Komisi I Lina Hilmia, S.H., Akhmad Mujani Nur, S.H.I., jajaran pengurus KONI Kabupaten Indramayu, serta perwakilan dari Bappeda,

Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), dan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dispara).

Usai audiensi, Sirojudin menjelaskan bahwa DPRD sengaja menghadirkan sejumlah perangkat daerah terkait agar kebutuhan anggaran yang diajukan KONI dapat dibahas secara menyeluruh."Tadi kami telah melaksanakan audiensi bersama KONI dan menghadirkan Bappeda, BKAD, serta Dispara. Yang disampaikan KONI adalah terkait persiapan menghadapi Porprov Jawa Barat 2026, sementara anggaran yang tersedia saat ini dinilai masih belum mencukupi kebutuhan," ujar Sirojudin pada Kamis 18 Juni 2026

Menurutnya, usulan tambahan anggaran tersebut akan dibahas melalui mekanisme Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Selanjutnya, pembahasan akan dilakukan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)."Usulan ini akan masuk dalam tahapan pembahasan anggaran perubahan. Tentunya akan dibahas bersama Banggar, TAPD, dan perangkat daerah terkait. Mudah-mudahan kebutuhan KONI dapat diakomodasi," katanya.

Sirojudin mengungkapkan, KONI mengajukan tambahan anggaran sekitar Rp4 miliar yang akan digunakan untuk mendukung program persiapan Porprov, termasuk pengadaan peralatan olahraga baru serta kebutuhan pembinaan atlet."Informasi yang kami terima, kebutuhan tambahan anggaran mencapai kurang lebih Rp4 miliar. Dana tersebut diperlukan untuk mendukung persiapan Porprov, pengadaan sarana dan peralatan olahraga yang sebagian besar sudah usang, serta kebutuhan pendukung lainnya," ucapnya.

Terkait skema penyaluran anggaran, Sirojudin berharap bantuan tersebut dapat diberikan melalui mekanisme hibah langsung kepada KONI agar pelaksanaannya lebih efektif."Harapan kami anggaran ini dapat disalurkan melalui hibah kepada KONI. Jika melalui perangkat daerah, terdapat sejumlah mekanisme yang harus dilalui sehingga dikhawatirkan tidak berjalan optimal. Jangan sampai anggaran yang sudah dialokasikan justru menjadi sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa)," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai Kabupaten Indramayu memiliki potensi atlet yang besar dan telah banyak menorehkan prestasi di tingkat provinsi maupun nasional."Atlet-atlet Indramayu memiliki kualitas yang sangat baik. Dalam berbagai ajang olahraga, baik Porprov maupun PON, banyak atlet kita yang berhasil meraih medali dan bahkan mewakili Jawa Barat. Jangan sampai mereka memilih membela daerah lain karena kurangnya perhatian dan dukungan," katanya.

Menurutnya, dukungan anggaran menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan pembinaan atlet sekaligus meningkatkan prestasi olahraga daerah."Anggaran olahraga di Indramayu masih relatif terbatas. Karena itu, perlu dukungan yang lebih kuat agar pembinaan atlet dapat berjalan maksimal dan prestasi olahraga daerah terus meningkat," ucapnya.

Sebagai bentuk dukungan, DPRD Kabupaten Indramayu berencana menyampaikan aspirasi tersebut secara langsung kepada Bupati Indramayu agar kebutuhan anggaran KONI dapat menjadi perhatian pemerintah daerah."Kami akan menyampaikan hal ini kepada Bapak Bupati. Mudah-mudahan kebutuhan KONI dapat diakomodasi sehingga target prestasi olahraga Kabupaten Indramayu pada Porprov Jawa Barat 2026 dapat tercapai," ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Indramayu, Yogi Kurniawan, mengapresiasi respons positif yang diberikan DPRD terhadap usulan penambahan anggaran untuk mendukung persiapan Porprov Jawa Barat 2026."Alhamdulillah, respons dari DPRD sangat baik. Sebelum melakukan audiensi ke DPRD, kami juga sudah berkomunikasi dengan Bapak Bupati. Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi yang telah dilakukan sebelumnya," ucapnya.

Ia menjelaskan, dalam proses pengajuan anggaran perubahan diperlukan sinkronisasi antara pihak eksekutif dan legislatif agar program yang direncanakan dapat berjalan sesuai harapan."Perihal angka yang diajukan sebelumnya juga sudah mendapat persetujuan dari Bapak Bupati. Saat ini tinggal proses pengawalan bersama antara pemerintah daerah dan DPRD agar program persiapan Porprov dapat terealisasi dengan baik," katanya.

Yogi menambahkan, Porprov Jawa Barat 2026 dijadwalkan berlangsung pada November mendatang. Karena itu, berbagai kebutuhan penunjang prestasi atlet harus segera dipersiapkan.

Terkait target prestasi, KONI Kabupaten Indramayu bertekad minimal mempertahankan posisi peringkat ke-14 yang diraih pada ajang sebelumnya, bahkan berharap mampu meningkatkan capaian tersebut."Target minimal kami adalah mempertahankan peringkat 14. Namun tentu harapan kami bisa meraih hasil yang lebih baik. Semua itu sangat bergantung pada dukungan yang saat ini sedang kami perjuangkan bersama," ujarnya.

Menurut Yogi, salah satu tantangan yang dihadapi saat ini adalah keterbatasan sarana dan peralatan pertandingan yang dimiliki sejumlah cabang olahraga."Peralatan tanding yang kami miliki saat ini sudah sangat minim. Mudah-mudahan dengan adanya dukungan anggaran ini dapat menjadi motivasi bagi para atlet dan cabang olahraga untuk meraih prestasi yang lebih baik pada Porprov Jawa Barat 2026,"Kata Yogi mengakhiri percakapanya .

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....