Warga Kesambi Cirebon Keluhkan Soal PBI BPJS Kesehatan

  • 19 Nov 2025 15:43 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Jumlah peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan di Kota Cirebon cukup banyak. Namun saat ini jumlah peserta PBI BPJS membludak, hal tersebut disebabkan karena banyaknya jumlah pendatang dari luar Kota Cirebon dan langsung dicover oleh Pemkot Cirebon.

Persoalan ini menjadi masukan dari masyarakat RW 03 Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, kepada Anggota DPRD Kota Cirebon dari Fraksi Partai NasDem, M Noupel, saat reses.

Menurut Noupel, selama ini ternyata ada beberapa kendala terkait BPJS Kesehatan di lapangan. Pertama adalah ada overload karena banyaknya warga luar Kota Cirebon yang pindah ke KTP menjadi warga Kota Cirebon.

"Sehingga ketika sudah berpindah kan otomatis di cover sama kita. Jadi itu harus ditata ulang," ujarnya pada Rabu (19/11/2025).

Masalah keduanya adalah program efisiensi anggaran dari pusat sampai daerah. Sehingga, peserta BPJS Kesehatan kategori PBI yang sebelumnya dicover oleh provinsi, BPJS ny tidak bisa digunakan sehingga ada kendala juga. Pemkot pun berusaha menangani, dengan mengcovernya. Sayangnya, keuangan Pemkot terdampak efisiensi.

Sehingga, kepesertaan peserta BPJS Kesehatan PBI harus ditata ulang."Tadinya kan kita sudah meng-cover 100% karena semua warga kota yang di luar tadi itu kan kita sudah cover. Tiba-tiba ada efesiensi dan banyaknya pendatang ini harus kita tata ulang ya," ucapnya.

Menurutnya, meskipun ada pajak tambahan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang dipindahkan dari provinsi ke Kota Cirebon. Namun, dibarengi dengan transfer ke daerah (TKD) dikurangi. Sehingga, tetap saja untuk membayar PBI ini, Pemkot mengalami kesulitan. "Dengan adanya PKB, tetapi TKD dari pusat dikurangi dan dari provinsi dikurangi. Sehingga ya sama saja. Malah kondisinya kalau jujur, ini lebih parah ya," uturnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....