DPRD Kabupaten Cirebon Perjuangkan Aspirasi Relawan Tagana
- 28 Jul 2025 12:31 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Sebanyak 57 Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Cirebon mengikuti Pelatihan Manajemen Shelter dan Layanan Dukungan Psikososial Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi momen konsolidasi sekaligus ruang aspirasi bagi para relawan kebencanaan yang kerap terjun langsung ke lokasi bencana di wilayah Kabupaten Cirebon.
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Sophi Zulfia yang hadir dalam kesempatan tersebut mendengar langsung keluhan Tagana mengenai perlengkapan dan kesejahteraan. Ia menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi para relawan Tagana dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2026 mendatang.
“Ini akan saya sampaikan kepada Bupati Cirebon, Batpelitbangda, dan BKAD agar ada perhatian lebih untuk teman-teman Tagana,” ucap Sophi Zulfia, Senin (28/7/2025).
Sophi mengaku akan memperjuangkan peralatan seperti sepatu air, tambang, dan lainnya untuk Tagana agar bisa direalisasikan di tahun depan dan meminta Tagana bersabar dan memastikan komitmennya memperjuangkan aspirasi.
Ia menambahkan, peran Tagana sangat besar karena mengabdi untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan saat terjadi bencana. Karena itu, pemerintah daerah perlu keberpihakan kepada masyarakat dengan memberikan dukungan anggaran yang cukup untuk Dinas Sosial.
“Teman-teman Tagana ini bukan bekerja untuk diri sendiri, tetapi untuk membantu masyarakat yang terkena bencana. Karena itu, sudah menjadi kewajiban kami di DPRD untuk memperjuangkan kebutuhan dan kesejahteraan mereka,” katanya.
Dalam sesi dialog, Nasirudin salah seorang anggota Tagana mengungkapkan, saat ini kesejahteraan Tagana masih jauh dari kata layak. Honor yang diterima relawan hanya sebesar Rp. 150.000 per bulan dari pemerintah daerah, yang sebelumnya hanya Rp. 100.000 per bulan dengan pencairan setiap enam bulan sekali.
"Kami tidak menuntut lebih, hanya meminta kesejahteraan yang layak agar kami tetap semangat membantu masyarakat saat terjadi bencana,” ujar Nasirudin.
Pelatihan ini menjadi ruang pembelajaran, penguatan keterampilan, serta mempererat ikatan kekeluargaan antara Tagana Kabupaten Cirebon.
Kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Cirebon menjadi penegasan dukungan legislatif agar para relawan yang menjadi garda terdepan kebencanaan mendapat perhatian serius, baik dari sisi kesejahteraan maupun ketersediaan perlengkapan pendukung evakuasi bencana di Kabupaten Cirebon.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....