Tina Wiryawati Nilai Kampung Haji Solutif
- 23 Jul 2025 16:40 WIB
- Cirebon
KBRN, Kuningan : Ide Presiden Prabowo Subianto untuk membangun Kampung Haji di Arab Saudi perlahan bertransformasi dari sekadar wacana menjadi kebutuhan strategis nasional. Di mata Legislator Jawa Barat, Hj. Tina Wiryawati, gagasan ini adalah langkah maju yang realistis dalam memperbaiki tata kelola ibadah haji Indonesia.
“Jumlah jemaah kita itu besar sekali, dan setiap tahun selalu muncul tantangan yang sama. Kalau ada pemukiman khusus, pengelolaannya akan jauh lebih tertib dan efisien,” kata Tina, saat dihubungi melalui sambungan seluler, Rabu (23/7/2025).
Presiden Prabowo sebelumnya bertemu dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman, di Jeddah, awal Juli lalu. Di dalam pertemuan bilateral itu, rencana Kampung Haji menjadi salah satu topik utama dan kini telah memasuki tahap pembicaraan teknis antarnegara.
Politisi Gerindra menyambut hangat inisiatif tersebut, dikatakan keberadaan Kampung Haji akan membantu negara dalam menekan biaya sekaligus meningkatkan kenyamanan jemaah, terutama yang lanjut usia dan berasal dari pelosok daerah.
“Sering kali jemaah kita harus berebut penginapan, tidak jarang malah tersebar di lokasi-lokasi yang berjauhan. Kalau sudah terpusat di satu kawasan, itu akan memudahkan segalanya, termasuk soal logistik,” ujar Tina yang juga menjabat Wasekjen DPP Gerindra.
Salah satu aspek yang ia soroti adalah makanan. Menurutnya, banyak jemaah mengalami kesulitan karena tidak terbiasa dengan makanan lokal. “Kadang mereka sampai bawa kompor sendiri. Kalau nanti di Kampung Haji ada dapur umum yang menyajikan masakan Indonesia, itu bisa mengurangi beban mereka,” tuturnya.
Tak kalah penting, kata Tina, adalah soal layanan kesehatan. Ia menilai jemaah akan lebih nyaman jika dilayani oleh tenaga medis dari Indonesia yang memahami budaya dan bahasa jemaah.
“Koordinasi akan lebih mudah kalau dokternya orang kita sendiri. Apalagi dalam situasi darurat, tidak boleh ada hambatan komunikasi,” tambah anggota Komisi 3 DPRD Jabar itu.
Tina menilai Kampung Haji bukan sekadar proyek infrastruktur di negeri orang, tapi simbol kepedulian negara terhadap warganya yang menunaikan rukun Islam kelima.
“Ini bentuk konkret kehadiran negara dalam ibadah haji. Bukan hanya spiritualitasnya yang dijaga, tapi juga aspek kenyamanan dan keamanan,” katanya.
Kini bola ada di tangan pemerintah untuk mewujudkan gagasan ini menjadi kenyataan. Jika berhasil, Kampung Haji akan menjadi terobosan yang mengubah wajah pelaksanaan haji Indonesia di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....