Toto Suharto: Pendidikan Adalah Komitmen Moral dan Politik

  • 05 Jul 2025 18:55 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Kuningan : Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PAN, H. Toto Suharto, menyelenggarakan kegiatan sosialisasi penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program penyebarluasan Perda tahun anggaran 2024–2025.

Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah tokoh masyarakat, tenaga pendidik, serta perwakilan lembaga pendidikan dari Kabupaten Kuningan.

Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar XIII yang meliputi Kuningan, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran, H. Toto Suharto menegaskan pendidikan merupakan fondasi utama kemajuan daerah.

“Perda ini menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan yang layak. Masyarakat perlu tahu bahwa pemerintah berkewajiban menyediakan akses pendidikan secara merata dan adil,” ujar H. Toto Suharto di Balai Desa Kasturi, Kecamatan Kuningan. Sabtu (5/7/2025).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga menyoroti pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan, bukan hanya pemerintah.

“Pendidikan bukan hanya urusan sekolah. Lingkungan keluarga dan masyarakat juga berperan penting dalam membentuk karakter anak-anak kita,” tegasnya.

Toto Suharto berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap regulasi pendidikan yang berlaku, serta mendorong partisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.

“Perda ini bukan hanya produk hukum, tetapi juga komitmen moral dan politik kita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di wilayah Jawa Barat,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pemahaman orang tua terkait regulasi pendidikan. "Yang paling penting adalah bagaimana orang tua paham terkait dengan regulasi penyelenggaraan pendidikan. Barangkali ada anak-anak mereka yang tidak bisa melanjutkan pendidikannya, kita harus dorong," ajaknya.

Ia juga memotivasi masyarakat agar tidak ada anak yang putus sekolah. "Bilamana tidak sempat mengenyam pendidikan di sekolah reguler, sekarang ada juga paket pembelajaran kesetaraan yang bisa diikuti," jelasnya.

Menanggapi kehadiran anggota DPRD Provinsi Jawa Barat ini, Kepala Desa Kasturi, Edi Kosasih, menyatakan rasa senang dan bangga. Ia berharap, melalui sosialisasi ini, warga desa akan semakin termotivasi untuk menyekolahkan anak-anaknya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....