Kloter KJT 32 Cirebon Tiba di Tanah Air, Satu Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

  • 25 Jun 2026 11:42 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Sebanyak 443 jamaah haji asal Kabupaten Cirebon yang tergabung dalam Kloter KJT 32 kembali ke Tanah Air pada Rabu, 24 Juni 2026, melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Dari total jamaah yang diberangkatkan, dua orang tidak pulang bersama rombongan karena satu jamaah meninggal dunia di Tanah Suci dan satu jamaah lainnya melakukan tanazul ke kloter lain akibat kondisi kesehatan.

Kepulangan jamaah haji tersebut menjadi bagian dari proses pemulangan jamaah asal Kabupaten Cirebon setelah menunaikan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi selama musim haji 1447 Hijriah. Pelaksana Harian Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cirebon, H. Ahmad Khotib Haryanto, mengatakan jumlah jamaah yang kembali sebanyak 443 orang atau berkurang dua orang dari jumlah awal keberangkatan sebanyak 445 orang.

Ahmad Khotib menjelaskan satu jamaah yang tidak kembali bersama kloter merupakan jamaah yang meninggal dunia saat berada di Tanah Suci. Selain itu, terdapat satu jamaah lainnya yang bergabung dengan kloter berbeda karena memerlukan penanganan kesehatan lebih lanjut.

“Ada yang tanazul satu atas nama Kasniti karena sakit, terus yang satunya meninggal atas nama Zardani. Jadi kepulangannya berkurang dua, menjadi 443 orang,” kata Ahmad Khotib.

Ia menambahkan secara umum kondisi jamaah yang pulang bersama Kloter KJT 32 dalam keadaan baik dan tidak ditemukan kendala kesehatan yang serius saat proses kepulangan. Meski demikian, terdapat satu hingga dua jamaah yang membutuhkan fasilitas ambulans dan penanganannya telah dipersiapkan sejak sebelum kedatangan di bandara.

“Kalau sejauh ini sehat, paling yang sakit itu satu dua yang perlu ambulans. Yang lainnya sehat biasa, jalan sendiri biasa, Alhamdulillah,” ujar Ahmad Khotib.

Selain Kloter KJT 32, jamaah haji asal Kabupaten Cirebon yang tergabung dalam Kloter KJT 35 juga dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada hari yang sama. Kloter tersebut tergabung dengan jamaah dari Kabupaten Purwakarta dan diperkirakan tiba di Bandara Kertajati pada malam hari.

“Kalau yang Kloter 35 itu tergabung dengan Kabupaten Purwakarta. Nanti akan landing di BIJB sekitar pukul enam sore,” ucap Ahmad Khotib.

Pihak Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cirebon bersama panitia penyelenggara haji terus melakukan pemantauan terhadap proses pemulangan jamaah hingga seluruh rombongan tiba di daerah asal masing-masing. Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh jamaah mendapatkan pelayanan yang diperlukan, terutama bagi jamaah yang memerlukan perhatian khusus setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi menuju Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....