Embarkasi BIJB Kertajati Selesaikan Seluruh Pemberangkatan 40 Kloter Haji 2026

  • 21 Mei 2026 14:30 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Proses pemberangkatan jemaah haji melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati telah selesai dilaksanakan dengan lancar. Seluruh penerbangan dari kloter pertama hingga kloter terakhir berjalan sesuai jadwal tanpa kendala berarti.

Executive General Manager PT. Angkasa Pura Indonesia, Bandara Internasional Jawa Barat BIJB Kertajati, Nuril Huda mengatakan, total 40 kloter jemaah haji telah diberangkatkan dengan tingkat ketepatan waktu mencapai 100 persen. Ia menyebut tidak ada keterlambatan maupun gangguan operasional selama proses keberangkatan berlangsung.

“Alhamdulillah, perkembangan haji dari Kertajati kan 40 kloter ya. Kemarin tanggal 20 Mei 2026 kloter 40 alhamdulillah sudah berjalan dengan baik dan lancar. Total keseluruhan alhamdulillah tidak ada delay dan hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga on performance-nya itu 100 persen semuanya tepat sesuai schedule,” ujarnya pada Kamis, 21 Mei 2026.

Ia menjelaskan, dari total 17.620 calon jemaah haji yang direncanakan berangkat, sebanyak 17.585 orang berhasil diberangkatkan ke Tanah Suci. Sementara sebagian kecil lainnya batal berangkat karena alasan kesehatan hingga ada yang meninggal dunia.

“Artinya ada 99,8 persen bisa berangkat, dan sisanya yang tidak berangkat memang ada berbagai macam, karena rata-rata memang tidak layak terbang karena kesehatan. Walaupun ada juga yang meninggal dunia,” katanya.

Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor selama operasional haji berjalan sangat baik. Bahkan pada hari terakhir pemberangkatan, terdapat tiga kloter yang diberangkatkan pada hari yang sama tanpa mengalami kendala.

“Kloter 37, 38, 39 berangkat bersama dan alhamdulillah lancar semua dan enggak ada delay sama sekali. Pelayanan di bandara juga bisa kita layani dengan baik,” ujarnya.

Keberhasilan penyelenggaraan pemberangkatan haji tahun ini, menurutnya menjadi bukti kesiapan Bandara Kertajati dalam melayani penerbangan berskala besar. Ia optimistis pelayanan serupa dapat kembali berjalan optimal saat fase pemulangan jemaah dimulai pada Juni 2026 mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....