Kloter 39 KJT Transit di Asrama Haji, Jemaah Diminta Jaga Kesehatan

  • 18 Mei 2026 15:44 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Jemaah haji Kloter 39 KJT diminta menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan menuju Tanah Suci. Kloter gabungan asal Kabupaten Kuningan, Majalengka, dan Subang itu dijadwalkan berangkat menuju Asrama Haji Indramayu sebelum diterbangkan ke Arab Saudi melalui Bandara Kertajati.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kuningan, H. Ahmad Fauzi S.Ag., M.Si., mengatakan jemaah gelombang kedua memiliki waktu persiapan yang cukup singkat sebelum memasuki puncak ibadah haji. Karena itu, seluruh jemaah diminta menjaga stamina dan memperhatikan asupan makanan selama perjalanan.“Imbauannya tetap jaga kesehatan, banyak istirahat, konsumsi makanan sehat dan minum vitamin. Karena sekitar lima sampai enam hari setelah tiba di Makkah, jemaah langsung mengikuti proses puncak haji,” ujar Ahmad Fauzi kepada RRI pada senin, 18 mei 2026.

Ia menjelaskan, Kloter 39 KJT memiliki skema pemberangkatan berbeda dibanding kloter lainnya. Para jemaah tidak menginap di asrama haji dan hanya melakukan transit sebelum diberangkatkan menuju bandara.“Kloter 39 ini memang tidak menginap di asrama haji. Setelah proses administrasi selesai, jemaah langsung menuju bandara dan terbang ke Jeddah,” katanya.

Menurut Ahmad Fauzi, selama berada di Asrama Haji Indramayu, jemaah akan menjalani sejumlah proses administrasi seperti pembagian living cost, paspor, gelang identitas, hingga pemeriksaan X-ray. Seluruh proses tersebut diperkirakan berlangsung sekitar dua hingga tiga jam sebelum jemaah diberangkatkan ke Bandara Kertajati.“Setelah X-ray, jemaah langsung masuk bus yang disediakan penerbangan dan menuju Bandara Kertajati,” ucapnya.

Ia menambahkan, perubahan jadwal keberangkatan Kloter 39 KJT terjadi karena padatnya jadwal penerbangan haji tahun ini. Dalam satu hari terdapat tiga kloter yang harus diberangkatkan sehingga diperlukan penyesuaian jadwal keberangkatan.

“Secara teknis aman, hanya memang karena jadwal penerbangan padat. Setiap tahun biasanya ada satu kloter yang hanya transit dan tahun ini kebetulan jatuh di Kloter 39,” ungkap Ahmad Fauzi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....