Petugas Siagakan Pengawasan Ketat bagi Jemaah Haji Lansia Kloter KJT-35

  • 16 Mei 2026 12:21 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Pengawasan kesehatan jemaah haji Kloter KJT-35 diperketat menyusul tingginya jumlah jemaah kategori risiko tinggi keberangkatan tahun ini. Langkah tersebut dilakukan demi menjaga kondisi kesehatan jemaah selama perjalanan panjang menuju Arab Saudi nantinya berlangsung.

Plt. Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cirebon, Ahmad Khotib Haryanto, mengatakan mayoritas jemaah berusia lanjut membutuhkan perhatian khusus. Menurutnya, kondisi tersebut membuat petugas kesehatan harus melakukan pemantauan lebih intensif sejak proses keberangkatan awal berlangsung.

“Insyaallah sudah memenuhi syarat administrasi dan kesehatan sebelum diberangkatkan menuju Tanah Suci,” katanya kepada RRI pasa Sabtu, 16 Mei 2026. Ia menjelaskan pemeriksaan kesehatan lanjutan tetap dilakukan bagi jemaah tertentu setibanya di Asrama Haji embarkasi keberangkatan.

Data kesehatan menunjukkan sebanyak 334 jemaah Kloter KJT-35 masuk kategori risiko tinggi berbagai tingkat kondisi kesehatan berbeda. Penyakit terbanyak dialami jemaah meliputi ISPA, hipertensi, diabetes melitus hingga gangguan otot dan persendian selama persiapan keberangkatan.

Menurutnya, jemaah lanjut usia harus menjaga pola istirahat agar kondisi tubuh tetap stabil selama menjalankan ibadah nantinya. Petugas kesehatan juga disiagakan untuk mendampingi beberapa jemaah pengguna kursi roda serta alat bantu kesehatan lainnya.

“Perjalanan menuju Arab Saudi cukup panjang sehingga seluruh jemaah harus benar-benar menjaga kondisi tubuh,” ujarnya. Ia berharap seluruh jemaah mampu menjalankan rangkaian ibadah haji dengan aman, nyaman serta kondisi kesehatan tetap terjaga.

Pemerintah terus mengingatkan keluarga jemaah mendukung persiapan kesehatan sebelum keberangkatan menuju Tanah Suci tahun ini berlangsung. Langkah tersebut dinilai penting membantu jemaah menjaga kebugaran selama menjalankan ibadah haji berbagai tahapan nantinya berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....