Kemenhaj Kabupaten Cirebon Tekankan Kesehatan Jemaah Haji Selama Masa Tunggu

  • 01 Mei 2026 13:50 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Pelunasan biaya haji yang dilakukan lebih awal pada tahun 2026 menjadi tantangan dalam penyelenggaraan ibadah haji di Kabupaten Cirebon. Kondisi tersebut berdampak pada kesehatan jemaah, terutama lansia, yang harus menunggu lebih lama sebelum keberangkatan sehingga memicu adanya jemaah yang sakit hingga meninggal dunia.

Plt. Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cirebon, H. Ahmad Khotib Haryanto, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa kondisi tersebut menjadi perhatian. Hal itu terutama dalam proses persiapan keberangkatan jemaah tahun ini.

Ia mengatakan, “Karena sekarang ini pelunasan lebih awal, jadi ada jemaah yang sakit bahkan ada yang meninggal juga,” ujarnya kepada RRI, Jumat, 1 Mei 2026. Ia menyebut pihaknya harus melakukan berbagai penyesuaian agar proses pemberangkatan tetap berjalan sesuai rencana.

Dalam proses keberangkatan, Kloter 13 Kabupaten Cirebon diberangkatkan sesuai jadwal dengan total 445 orang yang terdiri dari 441 jemaah dan 4 petugas. Setelah masuk Asrama Haji Indramayu pada Kamis, 30 April 2026, jemaah menuju Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati pada Jumat, 1 Mei 2026 sekitar pukul 11.15 WIB untuk selanjutnya terbang ke Madinah pukul 15.15 WIB.

Ia menambahkan bahwa perbedaan mekanisme pelunasan dibanding tahun sebelumnya membuat jeda waktu tunggu semakin panjang. Mekanisme yang kini dilakukan sejak Januari 2026 tersebut juga berpengaruh terhadap kondisi fisik jemaah.

Menurutnya, kondisi tersebut mengharuskan adanya penggantian jemaah melalui pelimpahan porsi kepada ahli waris agar kuota tetap terpenuhi. Seluruh proses tersebut telah diselesaikan baik di Kloter 13 maupun kloter lainnya di Kabupaten Cirebon.

Ahmad Khotib berharap seluruh jemaah yang berangkat dapat menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji, dengan tidak memaksakan aktivitas serta menjaga pola makan dan istirahat.

“Yang penting menjaga kesehatan, makan teratur, banyak minum supaya jangan dehidrasi, sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan aman, lancar, dan khusyuk," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....