Kisah Pedagang Rujak Warnai Persiapan Haji Kota Cirebon 2026
- 23 Apr 2026 13:57 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Persiapan keberangkatan jamaah haji Kota Cirebon tahun 2026 juga diwarnai kisah inspiratif dari kalangan masyarakat biasa. Salah satunya datang dari seorang pedagang rujak yang berhasil mewujudkan impian berangkat ke Tanah Suci setelah menabung dalam waktu lama.
Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Cirebon, Muhammad Ikbal Sugiana, SE., menyebut kisah tersebut menjadi motivasi bagi masyarakat lain yang memiliki keinginan berhaji. Ia menilai semangat menabung sejak dini menjadi kunci utama agar masyarakat dapat berangkat haji sesuai jadwal.
“Ada salah satu calon jamaah haji yang berprofesi sebagai pedagang rujak, beliau menabung dari hasil berdagang hingga akhirnya bisa berangkat haji tahun ini,” ujar Ikbal Sugiana kepada RRI Kamis, 23 April 2026.
Selain itu, pihaknya juga menjelaskan mekanisme pelunasan biaya haji yang dilakukan dalam dua tahap setiap tahunnya. Tahap pertama diperuntukkan bagi jamaah yang masuk estimasi keberangkatan, sedangkan tahap kedua diberikan bagi jamaah cadangan atau yang belum sempat melunasi pada tahap awal.
Jika hingga tahap kedua jamaah belum dapat melunasi biaya haji, maka keberangkatan akan ditunda ke tahun berikutnya. Jamaah yang tertunda tersebut tetap mendapatkan prioritas keberangkatan pada musim haji selanjutnya.
Dalam hal kesiapan jamaah, pihak Kementerian juga memperbolehkan jamaah membawa makanan favorit dari Indonesia untuk menjaga selera makan selama di Tanah Suci. Hal tersebut dinilai penting untuk membantu menjaga kondisi fisik jamaah selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
Sementara itu, jamaah yang berusia lanjut tetap memiliki kesempatan untuk berangkat haji selama memenuhi persyaratan kesehatan dan nomor antrean. Jamaah berusia 80 tahun ke atas bahkan masuk dalam kategori prioritas dalam sistem pemberangkatan haji.
“Sistem pemberangkatan sekarang berbasis waiting list, sehingga siapa yang mendaftar lebih dulu akan mendapatkan kesempatan berangkat lebih dulu sesuai nomor antrean,” katanya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....