BIJB Kertajati Siap Layani Keberangkatan Haji 2026
- 18 Apr 2026 15:44 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati menyiapkan berbagai fasilitas penunjang guna meningkatkan kenyamanan jemaah haji, terutama bagi jemaah lanjut usia, dengan menghadirkan layanan terintegrasi dari Asrama Haji hingga ke dalam pesawat serta ruang tunggu yang representatif untuk mengantisipasi waktu tunggu sebelum keberangkatan. Penyediaan fasilitas ini menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran operasional dan memastikan jemaah tetap nyaman selama proses keberangkatan haji 2026.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Kertajati, Nuril Huda, menjelaskan bahwa sejumlah fasilitas utama seperti mesin X-ray dan pemeriksaan keamanan telah dipindahkan ke Asrama Haji Indramayu. Ia mengatakan, “Yang pertama fasilitas yang ada di bandara sebagian digeser ke asrama haji, seperti mesin X-ray untuk pemeriksaan jamaah maupun bagasi," ujarnya kepada RRI Rabu, 15 April 2026.
Menurutnya, pemindahan fasilitas tersebut membuat alur perjalanan jemaah menjadi lebih sederhana karena setelah pemeriksaan, jemaah dapat langsung menuju bus menuju bandara. Skema ini membuat proses di bandara menjadi lebih singkat sehingga jemaah tidak perlu melalui tahapan berulang.
Di sisi lain, pihak bandara menyiapkan ruang tunggu internasional sebagai area holding yang memadai untuk menampung jemaah sebelum boarding pesawat. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kondisi apabila jemaah tiba lebih cepat sementara pesawat masih dalam tahap persiapan.
Nuril Huda mengatakan, “Akhirnya kemarin kita putuskan setelah sampai bandara, semua jamaah akan kita lokasikan ke ruang tunggu internasional yang selama ini memang dipakai untuk penerbangan internasional,” ucapnya. Ia menambahkan bahwa fasilitas di ruang tunggu tersebut setara dengan penumpang reguler.
Ia menjelaskan, “Jadi untuk fasilitas, insya Allah tidak ada perbedaan dengan penumpang reguler lainnya, jadi semuanya fasilitas kursi, AC, penerangan, dan lain-lainnya itu insya Allah tersedia di ruang tunggu, termasuk air minum ya,” katanya. Namun demikian, untuk konsumsi makanan tidak disediakan oleh pihak bandara karena telah diatur oleh Kementerian Haji dan Umrah.
Selain itu, kapasitas ruang tunggu juga dinilai cukup untuk menampung jemaah dalam satu waktu keberangkatan. Ia mengatakan, “Karena ada sekitar 600 sampai 800 seat ya, jadi kalau untuk dua penerbangan insya Allah masih bisa kita cover,” ujarnya.
Tak hanya itu, fasilitas tambahan berupa mobil lift atau truk lift juga disiapkan untuk membantu jemaah lanjut usia dan pengguna kursi roda agar dapat langsung naik ke pesawat tanpa harus berjalan jauh. Fasilitas ini menjadi bentuk perhatian khusus terhadap kondisi mayoritas jemaah haji yang membutuhkan kemudahan akses.
Dengan berbagai fasilitas tersebut, BIJB Kertajati berupaya menghadirkan pelayanan yang aman dan nyaman bagi seluruh jemaah haji. Pihak bandara juga memastikan seluruh sarana yang disediakan dapat digunakan secara optimal selama proses keberangkatan berlangsung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....