Enam Ratus Lebih Calhaj Kabupaten Cirebon Gagal Berangkat
- 09 Apr 2025 22:17 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Ratusan Calon Jemaah haji asal Kabupaten Cirebon yang masuk kuota regular tidak bisa melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1446 H/tahun 2025 tahap kesatu.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh PHU Kantor Kementerian Agama (Kanmenag) Kabupaten Cirebon, H. Mualim, M.Ag.kepada rri.co.id mengatakan dari kuota Jemaah haji regular Kabupaten Cirebon sebanyak 2. 407 orang, terdapat 632 orang yang tidak bisa melunasi Bipih. Oleh karena itu dibuka pelunasan Bipih tahap kedua untuk kuota haji cadangan yang diharapkan dapat berangkat untuk menutupi Calon Jemaah Haji yang tidak bisa melunasi tersebut dari jumlah kuota haji sebanyak 2.407 orang.
"Rata-rata sih karena faktor keuangan karena tidak bisa melunasi.Bahkan kalau saya dapat informasi dari beberapa KBIH, ada beberapa KBIH yang sampai memberikan solusi atau jalan keluar untuk bisa melunasi. Disamping ada beberapa yang memang kalau kita menyebutnya itu jemaah batu, sebetulnya dia sudah masuk porsi tahun kemarin cuma dia ngga mau berangkat dan kita panggil lagi.Kan karena itu hak dia untuk berangkat haji sesuai dengan waiting listnya, karena kita yang berangkat tahun sekarang ini mereka yang sudah mendaftar pada 17 September 2013," katanya, Rabu (9/4/2025).
Mualim mengungkapkan jumlah calon Jemaah haji yang tidak melunasi Bipih ini sama dengan musim haji tahun 2024 lalu. Ia memperoleh informasi terhadap calon jemaah haji yang belum lunas Bipih dari staf karena mengingat dirinya belum berada di PHU namun sempat menanyakan akah hal tersebut.
"Kondisinya sama saja ya sekitar itu walaupun kuota haji reguler tahun 2024 lalu lebih sedikit cuma diperbanyak karena ada kuota tambahan yang 10 persen jadi kuota akhirnya sih sama mirip-mirp lah 2.400 an. Cuma kalau ini 2.407 di tahun 2025 benar-benar kuota hari reguler murni dan tidak ada istilah kuota tambahan. Paling adanya yakni kuota jemaah cadangan untuk menutupi mereka yang tidak bisa melunasi dan tidak berangkat tahun sekarang," ujar Mualim.
Diakuinya, progress untuk calon Jemaah kuota haji cadangan yang melunasi pada tahap kedua ini sudah mencapai 300 orang dari jumlah keseluruhan yang terdaftar sebanyak 700 orang. Mualim mengakui, sebetulnya calon jemaah haji yang masuk cadangan ini sangat antusias.
"Cuman mereka itu masih bertanya-tanya pak ini nanti saya dipastikan berangkat tidak? Sudah saya sosialisasikan ke KUA, ke KBIH bahwa cadangan ini Insya Allah itu 99 persen berangkat. Kenapa saya katakan berangkat karena yang tidak melunasi itu sekian. Tapi saya tidak bisa mendahului takdir tetapi upaya dan analisinya sudah jelas, analisisnya bahwa jemaah haji yang tidak melunasi jumlah jelas dan cadangan juga sekian gitu. Kan ada yang mahrom juga gitu dan mahrom kan mereka harus berangkat," kata H. Mualim mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....