Perampokan Bersenjata di Minimarket Majalengka, Karyawan Tertembak

  • 28 Jul 2026 21:38 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO ID, Majalengka - Suasana malam yang semula lengang di sebuah minimarket di Desa Burujul Kulon, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mendadak berubah mencekam. Dalam hitungan menit, dua pria bersenjata api menerobos masuk dan melancarkan aksi perampokan yang berujung pada korban tertembak.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 26 Juli 2026 sekitar pukul 23.10 WIB, saat toko dalam kondisi hampir tutup dengan rolling door yang masih terbuka sebagian. Rekaman kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan dua pelaku mengenakan helm, masker, dan jaket, masuk dengan gerak cepat sambil menenteng senjata api.

Salah seorang karyawan, Ahmad Lutfi, mengungkapkan bahwa situasi berubah tegang ketika salah satu pelaku langsung menodongkan pistol ke arah kasir. "Pelaku dua orang, menggunakan helm semua, pakai masker, berjaket. Masing-masing bawa pistol," ujar Lutfi, Selasa, 28 Juli 2026.

Tanpa banyak bicara, pelaku melepaskan tembakan. Meski peluru tidak tepat mengenai sasaran, serpihannya melukai salah satu karyawan. Dalam tekanan senjata, kedua karyawan dipaksa menunjukkan lokasi brankas penyimpanan uang.

Di tengah kepanikan, seorang karyawan bernama Irawan mencoba melarikan diri untuk meminta pertolongan warga. Namun upaya itu dibalas dengan tembakan yang mengenai bagian punggungnya. Sementara itu, nasib lebih tragis dialami Gilang, yang berada di ruang brankas. "Yang parah atas nama Gilang. Dia ditembak di bagian kaki dan pelurunya masih ada di kakinya," kata Lutfi.

Aksi perampokan tersebut berlangsung sangat cepat, diperkirakan hanya sekitar tiga menit. Pelaku hanya membawa uang tunai tanpa menyentuh barang dagangan lainnya. "Kerugiannya sekitar Rp7 juta lebih. Yang dibawa uang saja, barang-barang tidak ada yang diambil," ujarnya.

Usai kejadian, kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Gilang hingga kini masih menjalani perawatan intensif dan direncanakan menjalani operasi karena proyektil peluru masih bersarang di kakinya.

Sementara itu, Satreskrim Polres Majalengka tengah melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap identitas serta keberadaan kedua pelaku. "Masih dalam penyelidikan dan pendalaman," kata Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Udiyanto.

Aksi perampokan bersenjata ini menjadi peringatan serius terkait keamanan di kawasan minimarket, terutama pada jam rawan menjelang tutup, ketika celah pengawasan kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....