Tips Mencegah Begal sebelum Bepergian

  • 23 Mei 2026 13:09 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Kasus pembegalan atau perampasan kendaraan bermotor di jalan raya masih menjadi ancaman yang mengintai para pengendara, khususnya bagi mereka yang sering bepergian di malam hari atau melewati rute sepi. Menghadapi risiko ini, kewaspadaan tidak hanya dibutuhkan saat kita sudah berada di atas podium kemudi, melainkan harus dimulai sebelum keluar dari pintu rumah.

Dilansir dari life.indozone.id Jumat, 22 Mei 2026 Sebelum keluar rumah, terutama saat malam hari, penting banget buat menyiapkan diri dan memperhatikan keamanan perjalanan. Nah berikut beberapa caranya:

1. Hindari Bepergian Sendiri di Jam Rawan

Bepergian sendirian saat larut malam bisa membuat risiko di jalan jadi lebih besar, apalagi kalau melewati area yang sepi. Kalau tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya batasi aktivitas berkendara di atas pukul 23.00 WIB hingga menjelang subuh.

Hal ini dikarenakan pada jam-jam tersebut, kondisi jalan biasanya lebih lengang sehingga pelaku kejahatan bisa lebih mudah mencari kesempatan. Jika memang harus keluar, usahakan pergi bersama teman, konvoi, atau pilih jalur yang masih ramai kendaraan.

2. Simpan Gadget dan Barang Berharga

Barang berharga yang terlihat jelas bisa menarik perhatian orang yang berniat jahat. Oleh karena itu, Anda harus lebih berhati hati dalam menyimpan barang berharga. Misalnya, hindari menaruh HP di dashboard motor, bermain ponsel di pinggir jalan sepi, atau memakai aksesori mencolok saat berkendara. Anda bisa simpan dompet, ponsel, dan barang penting lainnya di tempat yang aman dan tidak mudah dijangkau dari luar. Semakin sedikit barang berharga yang terlihat, semakin kecil juga peluang Anda menjadi target kejahatan jalanan.

3. Rencanakan Rute Aman

Sebelum berangkat, coba cek dulu rute yang akan dilewati agar Anda tidak asal mengikuti jalan tercepat. Pilihlah jalan utama yang terang, ramai, dan memiliki akses ke tempat aman seperti SPBU, minimarket, pos keamanan, atau kantor polisi. Saat sudah berada di jalan, kewaspadaan tetap perlu dijaga dari awal sampai tiba di tujuan. Kadang situasi mencurigakan muncul tiba-tiba, mulai dari kendaraan yang mengikuti terlalu lama hingga orang asing yang mencoba menghentikan perjalanan.

4. Pantau Kaca Spion Secara Berkala

Kaca spion bukan cuma dipakai untuk melihat kendaraan di belakang saat ingin belok atau pindah jalur. Sesekali, Anda juga perlu memantau situasi sekitar untuk memastikan tidak ada kendaraan yang membuntuti terlalu lama atau bergerak mencurigakan. Kalau merasa ada motor yang mengikuti dari jarak dekat dan terus berada di belakang Anda, jangan langsung berhenti di tempat sepi. Anda bisa Arahkan kendaraan ke lokasi ramai seperti SPBU, minimarket, pos polisi, atau area yang banyak orang.

5. Jangan Langsung Berhenti

Pelaku kejahatan kadang menggunakan berbagai alasan untuk membuat korban berhenti, seperti mengatakan ban bocor, menanyakan alamat, atau menuduh Anda menabrak seseorang. Kalau hal seperti ini terjadi di tempat sepi, jangan langsung menepi karena situasinya belum tentu aman.

Tetaplah melaju dengan tenang dan cari tempat ramai sebelum memeriksa kondisi kendaraan atau merespons orang tersebut. Dengan begitu, Anda tetap bisa memastikan keadaan tanpa menempatkan diri dalam posisi berbahaya.

6. Manfaatkan Hotline 110

Nomor darurat 110 penting untuk disimpan karena bisa digunakan saat Anda melihat indikasi kejahatan atau merasa berada dalam situasi berbahaya. Jangan ragu menghubungi layanan polisi jika ada orang yang mengikuti, mengancam, atau membuatmu merasa tidak aman di jalan.

Saat melapor, usahakan jelaskan lokasi, ciri-ciri kendaraan, arah perjalanan, dan situasi yang sedang terjadi dengan singkat dan jelas. Langkah cepat seperti ini bisa membantu kamu mendapatkan bantuan dan mencegah kejadian yang lebih buruk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....