Majalengka Jadi Penutup Roadshow Bus KPK 2025

  • 30 Jul 2025 13:29 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Majalengka: Kabupaten Majalengka menjadi lokasi penutup dalam rangkaian Roadshow Bus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun 2025 di wilayah Jawa Barat.

Kegiatan yang mengusung tema “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi” tersebut diselenggarakan pada Rabu (30/7/2025), dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat serta apresiasi langsung dari Bupati Majalengka, H. Eman Suherman.

Bupati Eman menyampaikan bahwa kegiatan edukatif yang dikemas secara interaktif ini memberikan dampak positif bagi masyarakat lintas usia dalam menanamkan nilai-nilai integritas dan semangat antikorupsi.

“Majalengka menjadi titik terakhir dari tujuh kabupaten/kota yang disinggahi Bus KPK. Meskipun hanya berlangsung sehari, acaranya padat dan meriah, dari pagi hingga sore. Ada senam bersama, kegiatan pramuka, pelayanan publik, hingga kunjungan edukatif ke sekolah-sekolah,” ujarnya.

Program edukasi antikorupsi ini menjangkau berbagai kalangan, mulai dari siswa sekolah dasar melalui program kantin kejujuran, hingga pelajar tingkat SLTA yang mengikuti workshop integritas.

Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam pembentukan karakter jujur dan disiplin sejak usia dini. Ia menegaskan bahwa program ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Majalengka.

Yakni, kata dia, dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas, sebagaimana dituangkan dalam program prioritas “Majalengka Langkung Sae”.

“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan KPK dalam mengedukasi masyarakat secara menyeluruh,” ujarnya.

Bupati Eman juga mengungkapkan bahwa KPK menyampaikan kesan positif atas tingginya antusiasme masyarakat Majalengka terhadap kegiatan ini. Bahkan, suasana yang tercipta disebut menyerupai perayaan hari jadi kabupaten.

“Pihak KPK mengaku sangat terkesan. Mereka menyebut atmosfer Majalengka seperti ulang tahun daerah karena partisipasi publik begitu besar,” katanya.

Menutup pernyataannya, Bupati Majalengka menyampaikan pesan moral kepada seluruh masyarakat untuk terus mendukung gerakan antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari.

“Orang bijak adalah mereka yang berbicara dengan hati. Jika hati dijadikan hakim tertinggi dalam bertindak, maka kejujuran dan kepedulian akan tumbuh. Itulah kunci utama dalam membangun kesadaran antikorupsi,” ucapnya.

Dengan dukungan masyarakat yang kuat, Pemerintah Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya untuk menjadi contoh dalam membangun budaya antikorupsi yang berkelanjutan dan berakar di semua lapisan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....