Cara Tepat Atasi Hewan Peliharaan yang Keracunan

  • 17 Agt 2026 20:04 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon : Kasus keracunan pada hewan peliharaan kerap terjadi akibat ketidaksengajaan mengonsumsi bahan kimia rumah tangga, tanaman beracun, makanan berbahaya (seperti cokelat atau anggur), hingga racun hama. Kepanikan pemilik sering kali membuat penanganan menjadi terlambat atau justru memperburuk kondisi hewan.

Dilansir dari arenahewan.com Senin, 30 Mei 2022 Berikut adalah cara mengatasi hewan yang keracunan.

1.Jika Berbau Kimia, Mandikan Hewan Anda

Cara mengatasi hewan yang keracunan yang pertama adalah mandikan hewan peliharaan Anda. Jika hewan peliharaan mengeluarkan bau kimia pada kulitnya, cuci seluruh tubuh hewan peliharaan dengan sabun sampai baunya hilang. Jika sumber racun terjilat atau tertelan, bilas mulutnya dengan air bersih. Memandikan memang terdengar sederhana. Tapi dengan memandikan adalah salah satu usaha untuk mensterilisasi atau dekontaminasi.

2. Jika Ada Gejala Ingin Muntah, Berilah Hidrogen Peroksida

Cara mengatasi hewan yang keracunan yang kedua adalah beri hidrogen peroksida. Jika hewan peliharaan dan mungkin sumber racunnya bukan produk kaustik atau minyak bumi, kalian bisa mengatasi dengan satu sendok makan hidrogen peroksida tiga persen setiap sembilan kilogram. Berilah setiap sepuluh menit hingga sampai muntah. Pada prinsipnya, kita bisa memicu sistem pencernaan hewan peliharaan untuk mengeluarkan racun dengan cara muntah. Salah satu alasan muntah terjadi karena system pencernaan mendeteksi ada bahan kimia yang tidak seharusnya masuk tubuh. Tapi perlu diingat tidak semua solusi keracunan adalah memuntahkan racun. Jangan paksakan strategi muntah pada hewan yang kejang dan tak sadarkan diri.Jika tidak terjadi muntah dalam waktu tiga puluh menit, segera bawa peliharaan ke dokter hewan dengan membawa contoh racun. Supaya dokter bisa memberikan solusi yang lebih akurat. Jangan paksakan juga pada kuda, kelinci dan hewan pengerat karena mereka tidak muntah. Mungkin Anda belum tahu bahan-bahan kaustik. Bahan kaustik adalah bahan yang berpotensi merusak atau bersifat korosif. Contoh bahan kaustik yaitu asam baterai, perontok jagung, deterjen pencuci piring, pembersih saluran pembuangan, penghilang lemak, alkali, dan pembersih oven. Produk minyak bumi termasuk pelarut cat, lilin lantai dan larutan pembersih kering juga termasuk bahan kaustik.

3. Jika Keracunan Bromethalin, Berikan Arang Aktif

Cara mengatasi hewan yang keracunan yang ketiga adalah berikan arang aktif. Arang aktif memiliki banyak manfaat. Salah satunya menawarkan racun. Bahkan mampu membersihkan semua saluran pencernaan. Arang aktif bisa mengatasi keracunan coklat atau bromethalin. Bromethalin adalah bahan utama rodentisida. Keracunan produk minyak bumi juga bisa diatasi dengan arang aktif. Keracunan produk minyak bumi juga bisa diatasi dengan arang aktif. Contohnya seperti pengencer cat. Di kondisi ini, lebih baik kita jangan memaksakan hewan peliharaan untuk muntah. Memaksakan muntah sendiri tidak selamanya baik. Dikhawatirkan, hasil muntahan malah masuk saluran penasaran dan malah masuk ke paru-paru. Tapi perlu diingat, Anda harus menghubungi dokter hewan dulu supaya tahu berapa dosis arang aktif yang diperlukan. Karena arang aktif juga punya kelemahan. Arang aktif belum mampu membedakan mana bahan kimia yang berbahaya dan mana yang bukan. Sehingga, dikhawatirkan arang aktif juga akan menyapu habis nutrisi dalam tubuh. Belilah arang aktif di apotek terdekat. Biasanya tersedia dalam bentuk tablet atau kapsul. Anda tidak perlu mencari batang kayu, membakarnya hingga menghitam lalu menghantamnya dengan palu berkali-kali hingga menjadi serbuk.

4. Bawa ke Dokter

Cara mengatasi hewan yang keracunan yang keempat adalah bawa ke dokter. Memang cara inilah yang paling efektif dan akurat. Karena dokter hewan lebih paham Kesehatan hewan daripada kita yang orang awam. Biasanya dokter hewan akan memberikan dosis yang tepat atau menyarankan supaya rawat inap jika keracunannya memang parah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....