Sony Akhiri Era Game Fisik, Mulai 2028 Semua Game PlayStation Beralih ke Digital

  • 01 Jul 2026 23:28 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Sony resmi mengumumkan akan menghentikan produksi cakram fisik untuk seluruh judul game PlayStation baru mulai Januari 2028. Keputusan tersebut menandai berakhirnya salah satu era terpanjang dalam industri gim yang telah berlangsung selama lebih dari tiga dekade.

Langkah ini diambil seiring perubahan kebiasaan para pemain yang kini semakin memilih membeli game secara digital. Sony menyebut mayoritas pengguna PlayStation saat ini lebih banyak mengunduh gim melalui toko digital dibanding membeli versi fisik.

Data terbaru menunjukkan hampir empat dari lima pembelian game penuh di PlayStation 4 dan PlayStation 5 kini dilakukan secara digital. Tren tersebut menjadi salah satu faktor utama yang mendorong Sony mengakhiri produksi cakram untuk rilisan game baru.

Pengumuman ini juga muncul tidak lama setelah Rockstar Games mengungkapkan bahwa Grand Theft Auto VI tidak akan mendapatkan perilisan dalam format cakram fisik tradisional. Perkembangan tersebut semakin memperkuat indikasi bahwa industri gim sedang bergerak menuju distribusi digital secara menyeluruh.

Menurut pengumuman resmi Sony pada Rabu, 1 Juli 2026, produksi cakram fisik untuk seluruh game PlayStation baru akan dihentikan mulai Januari 2028 seiring meningkatnya dominasi pembelian digital di platform PlayStation.

Keputusan ini terasa bersejarah mengingat PlayStation merupakan konsol yang turut mempopulerkan penggunaan cakram optik sejak pertama kali diluncurkan pada 1994. Selama lebih dari 30 tahun, format tersebut menjadi standar distribusi game bagi jutaan pemain di seluruh dunia.

Meski demikian, transisi menuju era digital diperkirakan masih akan memunculkan beragam respons dari komunitas gim. Sebagian pemain menyambut kemudahan distribusi digital, sementara sebagian lainnya masih menganggap koleksi gim fisik memiliki nilai sentimental dan koleksi yang tidak tergantikan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....