Mengenal Kroto, Extra Fooding Utama bagi Burung Berkicau

  • 30 Jun 2026 17:38 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Bagi penggemar burung berkicau tidak asing lagi dengan mahluk yang bernama kroto dengan bentuk putih sebesar bulir beras.Kroto atau telur,larva semut rangrang telah lama menjadi extra fooding (EF) favorit di kalangan penghobi burung berkicau. Pakan alami ini dikenal kaya protein, lemak, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan untuk menjaga stamina serta mendukung performa burung.Tak heran, banyak pemilik burung memberikan kroto sebagai pelengkap pakan harian, terutama menjelang lomba atau saat burung memasuki masa pemulihan.

Begitu istimewanya kroto untuk burung peliharaan kesayangan para penghobi burung berkicau.Kandungan protein yang tinggi membantu pertumbuhan jaringan tubuh, menjaga kebugaran, serta meningkatkan energi burung. Selain itu, kroto juga mengandung asam amino yang berperan dalam mendukung metabolisme dan kualitas kesehatan burung secara keseluruhan.

Burung pemakan serangga seperti murai batu, kacer, ciblek, cendet, hingga jalak merupakan jenis yang paling sering diberikan pakan tambahan ini. Banyak penghobi meyakini kroto mampu membuat burung lebih aktif, rajin berkicau, dan memiliki stamina yang lebih baik saat berlatih maupun mengikuti perlombaan.

Para penghobi umumnya memberikan kroto beberapa kali dalam seminggu atau sesuai kebutuhan burung. Pemberian biasanya ditingkatkan ketika burung sedang dalam masa pemulihan, mabung, atau persiapan lomba. Namun, jumlahnya tetap harus disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan masing-masing jenis burung agar tidak berlebihan.

Saat ini kroto dapat ditemukan di kios pakan burung, pasar hewan, hingga hasil budidaya semut rangrang. Walaupun harga kroto berkisar antara Rp.25.000,- per ons nya namun di pasar burung atau kios-kios burung dan di pedagang burung kroto selalu diburu.Penelitian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) juga menunjukkan bahwa budidaya semut rangrang terus dikembangkan sebagai sumber kroto yang berkelanjutan karena tingginya permintaan dari para penghobi burung berkicau.

kandungan gizinya yang lengkap, kroto memiliki tekstur yang mudah dicerna sehingga disukai banyak jenis burung. Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa kroto bukanlah pakan utama, melainkan pakan tambahan yang harus diimbangi dengan voer, biji-bijian, maupun pakan alami lainnya agar kebutuhan nutrisi burung tetap seimbang.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....