Jenis Burung Mantenan yang Wajib Diketahui
- 17 Jun 2026 20:01 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Di kalangan para penghobi kicauan (kicau mania), nama burung mantenan atau yang sering disebut juga dengan burung sepah tentu sudah tidak asing lagi. Burung yang masuk dalam keluarga Campephagidae dan genus Pericrocotus ini dikenal memiliki kombinasi warna yang sangat mencolok serta suara kicauan yang nyaring dan khas.
Nama "mantenan" (dalam bahasa Jawa berarti pengantin) disematkan bukan tanpa alasan. Burung ini kerap terlihat bergerak aktif berpasangan di atas tajuk pohon, layaknya sepasang pengantin yang serasi dengan gaun yang megah.
Dilansir dari petpintar.com Minggu, 10 September 2023 Ada beberapa jenis burung mantenan yang paling bagus untuk masteran dan sebagian lagi hanya bagus untuk hewan peliharaan saja. Dengan kata lain, memang burung ini punya beragam jenis yang bisa Anda ketahui.
Agar tidak salah dalam memilih mantentan yang tepat, di bawah ini ada daftar burung mantenan yang bisa Anda pelajari, yaitu:
1. Burung Sepah atau Mantenan Gunung
Jenis pertama ini punya nama lat in Sunda Minivet. Punya ciri ukuran tubuh sekitar 19 cm. Kalau di burung jantan, bulunya warna hitam dan merah juga punya ekor yang cukup panjang. Pada burung betinanya warnanya kombinasi.
Warna hitam di kepala, ekor yang sangat panjang, dan juga tidak punya bulu sekunder warna merah. Burung ini terbilang unik karena punya warna merah juga hitam seperti jantan.
Warna merahnya ada di dahi, tenggorokan, juga dagu, serta ada warna merah di mantelnya. Suaranya keras dan berkepanjangan. Mantenan ini termasuk burung mantenan lokal karena gampang dijumpai di daerah Sumatera.
Adapun penyebarannya di sepanjang Bukit Barisan, Dempu, Pegunungan Leuser, sampai Pulau Jawa. Umumnya mereka tinggal di hutan pegunungan dengan ketinggian 1.300 – 2.500 mdpl.
2. Mantenan Hutan
Kedua adalah burung mantenan hutan. Jenis ini punya nama latin Scarlet Minivet. Ukurannya bisa 19 cm dan punya warna yang bervariasi. Burung jantan cirinya punya bulu biru hitam dan merah di perut, dada, tungging, sisi luar bulu ekor, serta ada bercak di sayapnya.
Suara burung mantenan untuk yang betina tinggi dan lembut. Biasanya mereka menghuni perbukitan juga dataran rendah. Penyebarannya ada di Pulau Kalimantan, Sumatera, Jawa, dan Bali.
3. Mantenan Kecil
Mereka punya nama latin Small Minivet. Ukurannya hanya 15 cm dan punya warna hitam, merah, juga abu-abu. Perbedaan yang cukup mencolok dari burung sepah ini dengan jenis lain adalah pada bagian kepala dan mantelnya yang warna abu-abu.
Sedangkan pada betinanya, tubuh pada bagian bawahnya warna putih dan agak buram. Suaranya tinggi dan penyebarannya ada di Pulau Kalimantan, Bali, Jawa, bahkan juga India. Biasanya mereka tinggal di hutan terbuka, tanah-tanah pertanian, pedesaan, dan juga hutan mangrove. Saat mereka aktif terbang, suaranya rame meskipun hanya sekelompok kecil saja.
4. Mantenan Tulin
Kemudian ada lagi jenis Fiery Minivet alias mantenan tulin. Ukurannya juga kecil yakni 15 cm. Punya corak merah padam dan hitam. Kalau burung jantannya, warnanya merah di bagian punggung, sayap, juga kepala dan warna hitam di bagian tengah ekor.
Sisi ekor dan perutnya ada sapuan warna jingga. Betinanya beda lagi, punggung dan kepalanya warna abu-abu dan tubuh bawah serta muka warna kuning. Di bagian tunggirnya warna jingga.
Penyebarannya ada di Sumatera, Kalimantan, bahkan Semenanjung Malaysia. Kadang bisa kamu temukan di hutan mangrove maupun hutan dengan ketinggian 300 mdpl di daerah Sumatera.
5. Mantenan Dagu Kelabu
Jenis ini lebih besar dari tulin dan mantenan kecil karena ukurannya 17 cm yang memiliki warna kuning dan merah. Mereka punya sebutan nama latin yakni Grey-chinned Minivet.
Biasanya punya suara yang khas karena sedikit parau tetapi juga lembut. Penyebaran burung ini cukup luas, loh. Mulai dari Sumatera, Kalimantan, Semenanjung Malaysia, Cina Selatan, bahkan sampai Himalaya.
6. Mantenan Padang
Banyak juga yang menyebut ini sebagai burung mas padang. Ukurannya lebih besar dari semua jenis mantenan yakni sekitar 20 cm. Ada perbedaan juga dari yang jantan juga betina.
Biasanya warna bulu pada betinanya lebih pucat juga lebih abu-abu. Suara mereka terbilang khas. Bisa ada getaran suara gemerincing ketika terbang. Penyebarannya di daerah Kalimantan, Sumatera, Cina Timur, bahkan sampai Asia Timur Laut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....