Standupindo Cirebon Sukses Gelar Perayaan 14 tahun

  • 15 Feb 2026 11:00 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Komunitas Standupindo Cirebon sukses menggelar perayaan 14 tahun berdirinya pada Sabtu malam, 14 Februari 2026. Momen yang bertepatan dengan Hari Valentine itu berlangsung hangat di salah satu kedai kopi di kawasan Stadion Bima, Kota Cirebon. Suasana penuh tawa langsung terasa sejak awal acara.

Mengusung tema “Cinta: Cerita Indah Penuh Tawa” dengan tagline move on move on move on, perayaan ini menjadi simbol perjalanan panjang komunitas yang tak selalu mulus. Empat belas tahun bukan waktu yang singkat, ada banyak lika-liku dan tantangan yang dihadapi, namun semangat untuk terus bergerak ke arah yang lebih baik tetap dijaga.

Acara dibuka oleh Ryan dan Gilang selaku MC yang memandu jalannya sesi pertama. Ketua Standupindo Cirebon, Hata Alahudin, kemudian memberikan sambutan sekaligus memotong tumpeng sebagai bentuk rasa syukur dan potongan tumpeng pertama secara simbolis diberikan kepada seorang penonton yang hadir malam itu.

Menurut Hata, keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Ia menyebut penonton sebagai bagian penting dari perjalanan komunitas.

“Kenapa potongan tumpeng pertama ini saya berikan kepada penonton? Karena ini bentuk terima kasih komunitas kepada penonton yang selalu mendukung dan menikmati kesenian ini. Tanpa adanya penonton dan penikmat seni, komunitas tidak akan eksis dan bertahan sejauh ini,” ujarnya.

Memasuki sesi berikutnya, panggung diisi dengan open mic spesial yang berbeda dari agenda rutin mingguan. Pada edisi ulang tahun ini, open mic dibagi menjadi dua sesi.

Sesi komika pria diisi oleh Abdul dan Roni, sementara sesi komika perempuan diramaikan Widi, Wastiah, dan Agni yang merupakan anggota baru Standupindo Cirebon. Rangkaian acara berlanjut ke sesi Battle of Three, yakni “perang” kelucuan tiga komunitas: Standupindo Indramayu, Majalengka, dan Kuningan.

Dipandu Tamtam dan Edi Takoyaki yang tampil penuh energi, suasana kompetisi berlangsung sengit namun tetap cair. Standupindo Majalengka akhirnya keluar sebagai pemenang dalam sesi tersebut.

Sebagai penutup, panggung memanas lewat sesi roasting untuk Ketua Hata Alahudin. Tiga komika tampil sebagai roaster: Reza Habibie yang menyentil komunitas sekaligus kisah cinta Hata, Ryan Aditya yang mengulas perjalanan karir stand up Hata sejak 2015, serta Tamtam yang membedah sisi personal hingga cerita-cerita unik selama Hata menjabat ketua.

Malam itu terasa hangat dan meriah. Hata pun menutup acara dengan candaan, menyebut 14 tahun bukan akhir, melainkan awal menuju 15, 16, bahkan “1007 tahun anniversary lagi.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....