FKS SD Awliya Fahmina Memperingati Hari Guru Nasional
- 13 Des 2025 16:48 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Forum Keluarga Sakinah (FKS) SD Holistik Awliya Fahmina menggelar peringatan Hari Guru Nasional pada Selasa, (25/11/2025) sebagai bentuk apresiasi orang tua kepada para guru. Ketua FKS SD Holistik Awliya Fahmina, Alya Dian, mengatakan kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi dan penghargaan atas dedikasi guru.
“Acara ini kami selenggarakan sebagai wujud terima kasih orang tua murid kepada guru yang telah mendidik anak-anak kami dengan sepenuh hati,” ujarnya dalam keterangan tertulis kepada RRI.
Dalam kegiatan tersebut, FKS menghadirkan perwakilan orang tua murid, Pangihutan L. Tobing, SH, M.Kn, yang berperan sebagai narasumber dalam sesi “sehari menjadi guru”. Alya Dian menjelaskan, kehadiran narasumber bertujuan mengenalkan profesi secara langsung kepada siswa.
“Kami ingin anak-anak belajar langsung dari orang tua murid tentang profesi dan nilai kehidupan,” katanya.
Pada kesempatan itu, Pangihutan L. Tobing memperkenalkan profesinya sebagai Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) kepada para siswa. Ia juga menekankan bahwa profesi seorang “ibu” adalah peran paling mulia yang tidak tergantikan.
Bukan hanya membahas satu profesi, Pangihutan juga berbagi pengalaman memiliki profesi lain sebagai peternak kucing melalui iieleven11 Cattery. “Anak-anak belajar bahwa hobi bisa ditekuni secara serius hingga menjadi pekerjaan,” ucapnya.
Kegiatan semakin menarik dengan kehadiran komunitas reptil “Cirebon Pet Expo” yang memberikan edukasi langsung kepada siswa. Anak-anak diajak mengenal dan berinteraksi dengan berbagai jenis hewan secara aman.
Pihak yang terlibat dalam kegiatan ini meliputi FKS selaku komite sekolah, Pangihutan L. Tobing, komunitas Cirebon Pet Expo, serta seluruh guru dan siswa SD Holistik Awliya Fahmina.
Alya menyebut seluruh warga sekolah terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. “Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen sekolah agar terasa kebersamaan dan kekeluargaannya,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, anak-anak mendapatkan edukasi tentang berbagai profesi dan motivasi untuk memiliki lebih dari satu keahlian di masa depan. Selain itu, mereka juga belajar mengenal dunia hewan dan cara bersikap saat berhadapan dengan reptil.
“Anak-anak kami bekali pemahaman bagaimana bersikap aman dan bijak jika bertemu hewan, khususnya reptil,” katanya.
Beragam hewan diperkenalkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari kucing bengal, sugar glider, hingga reptil seperti cornsnake, ball python, kura-kura sulcata, iguana, dan bearded dragon. Alya menegaskan hewan yang dibawa telah dipastikan aman untuk edukasi.

Respon siswa terhadap kegiatan ini terbilang sangat antusias, meski sebagian masih terlihat ragu saat awal interaksi. Namun secara umum, mayoritas siswa menunjukkan ketertarikan tinggi.
“Sekitar 90 persen anak-anak berani berinteraksi dan ingin belajar lebih jauh tentang hewan-hewan tersebut,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, FKS berharap anak-anak semakin menghargai berbagai profesi dan menumbuhkan kecintaan terhadap makhluk hidup. Harapan lainnya adalah meningkatnya kewaspadaan siswa terhadap hewan liar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....