Tantangan Melatih Merpati Tinggi Kolongan dan Solusi Efektif

  • 26 Nov 2025 19:57 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Melatih merpati untuk menjadi juara di arena merpati tinggi kolongan adalah proses yang memerlukan kesabaran, konsistensi, dan pemahaman mendalam tentang karakter burung. Namun, perjalanan ini sering kali dihiasi berbagai kendala yang dapat menghambat performa merpati.

Dilansir dari faqihkul.wordpress.com, berikut ini beberapa kendala yang mungkin dihadapi ketika melatih merpati tinggi kolongan dan alternatif solusi yang dapat diterapkan:

1. Karena uang dan waktu Anda sangat-sangat-sangat berharga, sekali lagi saya tekankan disini untuk membeli bahan merpati yang akan dilatih dari peternak yang mempunyai reputasi baik. Cari informasi sebanyak-banyaknya mengenai materi indukan dan hasil ternakannya.

Santai saja dalam memilih merpati untuk dipelihara, tidak usah terburu-buru agar hasilnya tidak mengecewakan. Melatih satu merpati berbakat dari keturunan yang baik akan lebih baik daripada melatih sepuluh merpati yang tidak diketahui asal usulnya.

2. Peyik susah gandeng. Ada beberapa kemungkinan penyebab peyik susah gandeng diantaranya adalah masih takut atau tenaga belum memadai.

Solusi: apabila peyik terlihat langsung tidak mau gandeng ketika diterbangkan, dapat dicoba untuk digandeng ketika lob-lob jarak dekat pada titik dimana betina masih kelihatan pada saat jantannya diterbangkan. Apabila kondisinya gandeng terlebih dahulu lalu berputar atau berbalik ditengah jalan, bisa jadi dikarenakan tenaga belum memadai, biarkan saja terbang sendiri dahulu apalagi jalur terbangnya sudah baik.

3. Tidak ada inisiatif untuk turun duluan ketika terbang gandeng tetapi dirasa sangat baik ketika terbang solo. Solusi: mengasah mental bertarung memang tidak mudah.

Solusi yang kami terapkan adalah dengan memasukkan burung lain ke kandang calon player kita ketika sedang mengerami telurnya lalu tutup kandangnya 1-2 menit, biarkan berkelahi. Solusi ini masih dalam penelitian tetapi telah berhasil untuk beberapa burung di kandang kami.

4. Selesaikan masalah satu persatu, jangan langsung 2 atau lebih. Contoh: merpati belum mau turun masuk kolongan ketika digandeng untulan yang tidak turun.

Coba diselesaikan dahulu masalah turunnya, jangan ganti gandengannya tetapi diusahakan calon player kita turun walaupun tidak masuk kolongan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....