Tips Praktis Usir Kutu Burung dengan Bahan Rumahan

  • 03 Agt 2025 21:23 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Memelihara burung kicau memang menyenangkan, tapi tantangan terbesar yang sering dihadapi para pecinta burung adalah serangan kutu. Kutu pada burung tidak hanya mengganggu, tapi juga bisa menyebabkan bulu rontok, stres, bahkan penyakit. Jika tidak segera diatasi, kutu bisa membuat burung kesayangan Anda lesu dan berhenti berkicau.

Dilansir dari jagadtani.com, pada dasarnya ada dua obat alami yang dapat digunakan, yakni rebusan air daun sirih dan air cucian beras. Untuk cara membasmi kutu pada burung sebagai berikut:

1. Daun Sirih Pembasmi Kutu Burung

Daun sirih sebagai obat herbal memang telah sering digunakan untuk manusia. Beragam manfaat dari rebusan daun sirih juga dapat membasmi kutu pada burung kicauan.

Caranya dengan merebus daun sirih sebanyak 10–20 lembar dengan dua liter air. Air rebusan tersebut harus didinginkan sesuai suhu ruangan sebelum disemprotkan pada burung. Untuk penyemprotan atau memandikan, dapat dilakukan setelah burung dijemur. Tujuannya agar kutu burung keluar karena terkena sinar matahari dan akan mati terkena rebusan air daun sirih.

Selain menyemprotkan pada pagi hari setelah menjemur burung, ada juga kicau mania yang memilih melakukannya pada malam hari. Air daun sirih yang telah direbus juga dapat menghilangkan serak pada burung kicauan.

Caranya dengan memberikannya sebagai air minum. Namun untuk pemberian air daun sirih sebagai air minum, usahakan lebih encer dibandingkan air mandi (semprot). Rebusan air daun sirih juga dapat digunakan untuk membersihkan sangkar burung maupun tangkringan agar membasmi kutu atau bakteri.

2. Air Cucian Beras Pengusir Kutu Burung

Untuk air cucian beras, gunakan air yang masih berwarna pekat atau putih susu. Biasanya air tersebut diperoleh dari cucian pertama. Sedangkan langkah mengusir kutu pada burung menggunakan air cucian beras, tidak berbeda dengan menggunakan air rebusan daun sirih.

Langkah lanjutan setelah membasmi kutu pada burung adalah menjaga kebersihan sangkar maupun kerodong. Dalam menjaga kebersihan, sebaiknya setiap hari karpet atau alas burung dibersihkan pada pagi hari.

Kotoran burung yang menumpuk dapat menimbulkan bakteri sehingga mengganggu pernapasan maupun menyebabkan kutu pada burung. Selain itu, poer sebagai pakan harus diganti minimal 2–3 hari sekali. Sedangkan air minum harus diganti setiap hari. Kunci menjaga kesehatan burung kicau adalah wajib menjaga kebersihannya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....