Pembunuh John Lennon Ternyata...

  • 09 Agt 2024 12:00 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Teori konspirasi tidak hanya 'menyerang' peristiwa-peristiwa sosial dan politik saja. Dunia entertainment pun tak lepas dari ‘serangan’ teori konspirasi. Salah satunya adalah teori konspirasi tentang terbunuhnya John Lennon.

John Lennon, musisi Inggris yang juga pentolan The Beatles ini tewas dibunuh oleh Mark David Chapman pada 8 Desember 1980. Empat dari lima tembakan yang dimuntahkan pistol milik Mark David Chapman bersarang di beberapa bagian vital dari tubuh Lennon. Penembakan tersebut terjadi saat Lennon memasuki gedung tempat tinggalnya, Dakota, di Manhattan, New York.

Teori konspirasi tergila yang kemudian berkembang adalah bahwa John Lennon bukan dibunuh oleh Mark David Chapman, melainkan oleh novelis horor terkenal AS, Stephen King.

Stephen King digelari sebagai "Raja Horor", meskipun ia juga menulis novel dengan berbagai genre lain (thriller, kriminalitas, sci-fi atau fiksi ilmiah, fantasi, dan misteri). King telah menulis sekitar 200 cerita pendek. Novelnya banyak diadaptasi ke layar lebar, seperti Carrie, The Shining, The Dead Zone, Christine, Stand by Me, Misery, The Shawshank Redemption, Dolores Claiborne, The Green Mile, dan It.

Teori ini dikembangakan oleh Steve Lightfoot, yang menganggap bahwa pembunuh Lennon lebih mirip Stephen King. Jika diperhatikan, gaya fashion King pada tahun 80-an, dari rambut hingga kacamata, memang mirip dengan Mark David Chapman.

Steve menjelaskan teorinya di situs lennonmurdertruth.com. Ia juga mengklaim pembunuhan Lennon merupakan pembunuhan yang telah direncanakan oleh beberapa tokoh politik seperti Richard Nixon dan Ronald Reagan, yang merasa tidak nyaman dan terancam dengan komitmen dan sikap anti-perang Lennon.

Hmmm… teori konspirasi memang seringkali terasa menyebalkan, disamping membuat kita penasaran.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....