Empat Sutradara Film Anime Jepang Masuk Anggota ’The Academy’
- 03 Jul 2024 15:00 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: AMPAS (Academy of Motion Picture Arts and Sciences) merupakan sebuah organisasi penyelenggara Academy Awards atau Oscar. Setiap tahunnya, AMPAS mengundang banyak tokoh dan publik figure perfilman global untuk menjadi anggota. Kabar terkini tahun 2024 ini, Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS) menggaet 487 artis, produser, dan eksekutif.
Dari jumlah figur-figur tersebut tidak ketinggalan pula berasal dari industri anime yang dihadirkan. Walaupun kabarnya belum tentu para tokoh dan publik figure perfilman global yang berasal dari industri anime menerima ajakan tersebut, namun ini membuktikan dunia, bahwa organisasi penyelenggara Academy Awards atau Oscar menilai betapa berbakatnya orang-orang dalam industri anime, termasuk sutradaranya.
Dilansir dari laman idntimes.com, terdapat empat nama dari sutradara film anime yang diundang menjadi anggota AMPAS tahun ini.
1. Atsuko Ishizuka
Atsuko Ishizuka merupakan salah satu sosok perempuan terpandang di dunia anime. Ia bergabung dengan Madhouse setelah lulus kuliah dan menyutradarai beberapa video klip lagu, seperti "Tsuki no Waltz" karya Mio Isayama. Ia berperan sebagai animator, asisten sutradara, dan sutradara episode dalam berbagai anime, termasuk Monster dan Nana.Co-founder Madhouse, Masao Maruyama, mengetahui bakatnya dan lantas mempercayai Atsuko untuk menyutradarai serial. Proyek debut penyutradaraannya adalah The Pet Girl of Sakurasou. Setelah itu, ia menggarap No Game No Life, Hanayamata, dan A Place Further than the Universe.Atsuko akhirnya menyutradarai film pada 2017 dengan No Game No Life Zero. Namun, baru pada 2022 ia membuat proyek orisinalnya sendiri, yakni film Goodbye, Don Glees!. Film tersebut dinominasikan sebagai Best Animation Film di Asia Pacific Screen Awards 2022 dan Mainichi Film Awards 2022.
2. Mari Okada
Mari Okada dikenal sebagai salah satu penulis terpopuler di industri anime. Ia dikenal sebagai penulis skenario sederet anime terkenal, seperti Anohana, Toradora!, dan Black Butler. Bahkan, Okada pernah berkolaborasi dengan Atsuko Ishizuka dalam The Pet Girl of Sakurasou.Sejak Anohana pada 2011, Okada dikenal sebagai anggota dari tim Super Peace Busters. Super Peace Busters adalah trio artis yang beranggotakan sutradara Tatsuyuki Nagai, desainer karakter Masayoshi Tanaka, dan Okada sebagai penulis skrip. Mereka telah menggarap berbagai proyek, termasuk film The Anthem of the Heart dan Her Blue Sky. Okada akhirnya mendapatkan kesempatan untuk menyutradarai anime pertamanya pada 2018. Bertajuk Maquia, film itu meraih respons positif dari audiens dan menyabet berbagai penghargaan. Pada 2023, perempuan ini merilis film keduanya yang bertajuk Maboroshi.
3. Masaaki Yuasa
Masaaki Yuasa merupakan salah satu figur terdepan dalam industri animasi, tidak hanya Jepang, tetapi juga dunia. Bagaimana tidak? Ia dikenal dengan karya-karyanya yang idiosinkratik dan radikal. Yuasa juga konsisten berkarya dalam dua format yang berbeda, yakni serial dan film.Ia debut sebagai sutradara dalam film Mind Game pada 2004. Setelah itu, ia menggarap Kaiba dan The Tatami Galaxy. Pada 2013, Yuasa dan Enyoung Choi mendirikan studio animasi Science Saru. Bersama Science Saru, Yuasa mendapatkan rekognisi global berkat proyek-proyeknya, seperti Ping Pong the Animation, Devilman Crybaby, dan Ride Your Wave.Kini, Yuasa tengah rehat dari produksi anime mengingat dekade 2010-an merupakan waktu yang sangat sibuk baginya. Film anime terakhirnya adalah Inu-Oh yang dirilis pada 2021. Inu-Oh dinominasikan sebagai Best Animated Feature di Golden Globe Awards 2023 dan Annie Awards 2023.
4. Takashi Yamazaki
Mungkin akhir-akhir ini kamu sering mendengar nama Takashi Yamazaki. Yap, Ia adalah sutradara film Godzilla Minus One. Film tersebut dipuji habis-habisan oleh penonton dan sukses meraih segudang penghargaan, salah satunya Best Visual Effects di Oscars 2024.Namun, banyak orang yang tak tahu bahwa ia juga telah menyutradarai beberapa film anime. Ia menyutradarai Stand by Me Doraemon dan Stand by Me Doraemon 2. Tidak hanya itu, tetapi juga ia menggarap film Lupin III: The First pada 2019.
Selain empat nama sutradara film anime asal Jepang ini, sebetulnya masih banyak juga nama sutradara lain dari industri anime yang juga diundang untuk menjadi anggota AMPAS tahun 2024 ini. Semoga dengan bentuk apresiasi yang di berikan oleh Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS) ini, dapat melambukna kembali nama anime di panggung perfileman internasional, dong ya!
(Sumber: idntimes.com)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....