Jarak Perilisan Disebut Jadi Faktor Moana Live-Action Kurang Laris

  • 04 Okt 2026 20:17 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Film live-action Moana belum mampu menyamai pencapaian versi animasinya di box office dan mendapat respons kurang memuaskan dari kritikus. Film yang kembali menampilkan Dwayne Johnson tersebut sebelumnya diperkirakan akan menjadi salah satu rilisan besar Disney di bioskop.

Co-Chairman Disney Entertainment, Dana Walden, turut memberikan penjelasan mengenai performa film yang berada di bawah ekspektasi tersebut. Menurutnya, salah satu faktor yang memengaruhi adalah jarak perilisan yang terlalu dekat dengan film animasi Moana 2.

Moana live-action hadir sekitar 18 bulan setelah Moana 2 diputar di bioskop. Walden menilai waktu yang berdekatan itu membuat penonton belum memiliki cukup kesempatan untuk kembali membangun rasa penasaran dan antusiasme terhadap kisah Moana.

"Persaingan saat ini sangat ketat. Anda harus merilis film yang tepat di waktu yang tepat, di mana penonton memang sedang memiliki tingkat permintaan (antusiasme) tertentu," ungkap Dana Walden dalam acara Bloomberg Screentime, dilansir detikcom, Sabtu (3/10/2026).

"Menurut saya, Moana live-action kami-yang sebenarnya film sangat bagus-terkena dampak buruk karena jaraknya terlalu mepet dengan film animasi keduanya (Moana 2). Jadi, belum ada cukup waktu untuk membangun rasa penasaran dan lonjakan permintaan dari audiens untuk film lainnya," lanjutnya.

Perbedaan performa terlihat dari pendapatan global, dengan Moana 2 berhasil menembus lebih dari US$1 miliar, melampaui film pertamanya pada 2016 yang meraih sekitar US$643 juta. Sementara itu, Moana versi live-action hanya mengantongi sekitar US$323 juta, meski pendapatan tersebut disebut masih dapat menutup biaya produksinya.

Respons kritikus terhadap film live-action tersebut juga kurang positif dengan skor 33 persen di Rotten Tomatoes, terutama karena dinilai terlalu mengikuti cerita versi animasi. Di sisi lain, penonton memberikan tanggapan lebih baik dengan Audience Score 88 persen, tetapi apresiasi tersebut belum cukup mendorong performa film di box office.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....