Kolaborasi dengan U2, Ed Sheeran Hindari Isu Politik
- 02 Okt 2026 07:28 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Vokalis U2, Bono, mengungkapkan bahwa Ed Sheeran secara tegas ingin menjauhkan diri dari isu politik saat keduanya berkolaborasi. Pernyataan tersebut mengemuka di tengah sorotan publik terhadap pelantun tembang Nina tersebut terkait isu sensor politik dalam dunia seni.
Dilansir dari Far Out Magazine, Jumat 2 Oktober 2026, Ed Sheeran menjadi kontroversi setelah rapper Macklemore mendadak dicoret dari daftar artis pembuka untuk rangkaian Loop Tour. Keputusan pembatalan tampil tersebut diduga kuat buntut dari aksi Macklemore yang menyerukan dukungan untuk Palestina saat berada di atas panggung.
Menurut keterangan Macklemore, pemilik Stadion Gillette, Robert Kraft, memberi ancaman pembatalan tur jika sang rapper tetap tampil. Menanggapi tuduhan tersebut, Ed Sheeran memberikan klarifikasi resmi dan menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak terlibat dalam keputusan itu.
Meski demikian, aksi solidaritas tetap bergulir hingga membuat grup musik pengiring Sheeran beserta artis pembuka lainnya, Aaron Rowe dan Finneas, memilih mundur dari tur. Saat tampil di Philadelphia, Sheeran mengakui adanya beberapa kekhilafan, namun ia berkali-kali menegaskan bahwa konsernya murni berfokus pada kemanusiaan.
Sikap apolitis Sheeran kembali terungkap saat ia menggarap lagu kolaborasi berjudul Yours Eternally bersama U2 pada awal tahun ini. Bono menceritakan bahwa Sheeran sempat mengajukan syarat agar karya kolaborasi tersebut tidak diseret ke dalam ranah politik.
Dalam wawancara bersama Rolling Stone UK, Bono meminta masyarakat agar tidak mempersonalisasi konflik yang terjadi antara Sheeran dan Macklemore. Bono turut mengutip pandangan produser Brian Eno bahwa musisi pop hanyalah bagian kecil di tengah besarnya pusaran arus politik global.
Permintaan Sheeran agar karyanya bebas dari pesan politik sempat memicu tantangan tersendiri bagi U2 selama proses pembuatan lagu. Pasalnya, lirik lagu Yours Eternally terinspirasi langsung dari sudut pandang seorang tentara Ukraina yang berada di tengah kecamuk perang melawan Rusia.
Bono sempat meyakinkan Sheeran bahwa tentara yang menjadi sumber inspirasi lagu tersebut sangat mengagumi karya-karya sang musisi Inggris. Namun, Sheeran tetap teguh pada pendiriannya dan menegaskan hanya ingin menjaga karyanya tetap bersih dari muatan politik.
Menanggapi perbedaan pandangan tersebut, Bono menegaskan bahwa tidak ada seorang pun yang berhak memaksakan kehendak kepada orang lain. Drummer U2, Larry Mullen Jr., menambahkan bahwa setiap seniman memiliki hak penuh untuk menentukan keterlibatan politik mereka tanpa harus dihakimi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....