Shaun the Sheep Hadirkan Monster di Mossy Bottom
- 19 Sep 2026 18:07 WIB
- Cirebon
Poin Utama
- Film animasi Shaun the Sheep: The Beast of Mossy Bottom produksi Aardman resmi hadir di bioskop Inggris dan Amerika Serikat pada 18 September 2026, sedangkan Australia mendapatkan penayangan sehari lebih awal.
- Cerita film menghadirkan suasana misterius di Mossy Bottom Farm menjelang perayaan Halloween dengan tokoh-tokoh domba yang mengalami petualangan baru.
- Konflik dimulai ketika Farmer secara tidak sengaja menghancurkan kebun labu kesayangan, mendorong Shaun melakukan eksperimen layaknya ilmuwan untuk menemukan solusi.
RRI.CO.ID, Cirebon - Shaun the Sheep: The Beast of Mossy Bottom membawa Shaun dan kawanannya ke petualangan baru yang lebih misterius. Film animasi produksi Aardman ini resmi hadir di bioskop Inggris dan Amerika Serikat pada 18 September 2026, sementara penayangannya di Australia dimulai sehari sebelumnya.
Kali ini, suasana di Mossy Bottom Farm berubah menjelang Halloween. Kekacauan bermula ketika Farmer secara tidak sengaja menghancurkan kebun labu kesayangan kawanan domba, sehingga Shaun mencoba mencari solusi dengan melakukan eksperimen layaknya seorang ilmuwan.
Eksperimen tersebut justru membawa masalah baru. Ketika Farmer menghilang dan seekor makhluk berbulu misterius mulai berkeliaran di hutan Mossingham, Shaun bersama kawanan domba harus mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Ceritanya memadukan unsur misteri, komedi slapstick, dan parodi film horor klasik, tetapi tetap dirancang sebagai tontonan keluarga.
Film berdurasi sekitar 80 menit ini menjadi film panjang ketiga Shaun the Sheep setelah Shaun the Sheep Movie pada 2015 dan A Shaun the Sheep Movie: Farmageddon pada 2019. Dua film sebelumnya juga mendapatkan nominasi BAFTA dan Academy Awards, menambah rekam jejak panjang karakter ciptaan Nick Park tersebut.
Di balik layar, The Beast of Mossy Bottom tetap mempertahankan teknik stop-motion yang menjadi ciri khas Aardman. Laporan terbaru mengenai proses produksinya menyebut pengerjaan film melibatkan lebih dari 47 unit, 50 kamera dan lebih dari 30 animator, dengan setiap gerakan karakter direkam melalui manipulasi boneka secara bertahap.
Daya tarik lainnya datang dari pengisi suara dan musik. Justin Fletcher kembali sebagai Shaun dan Timmy, sementara Nina Sosanya, Paul Whitehouse, Roman Kemp dan Dani Dyer turut bergabung dengan karakter baru; Dyer bahkan menjalani debut sebagai pengisi suara animasi melalui perannya sebagai influencer di Mossingham. Rizzle Kicks juga menghadirkan versi baru lagu ikonik Life's A Treat untuk bagian kredit akhir film.
Menariknya, film ini hadir ketika Aardman juga merayakan perjalanan panjang Shaun the Sheep. Karakter tersebut pertama kali muncul dalam film pendek Wallace & Gromit: A Close Shave pada 1995, sehingga perilisan film terbaru ini bertepatan dengan sekitar tiga dekade perjalanan Shaun dari karakter pendukung menjadi salah satu ikon animasi Aardman.
Dengan tema Halloween, eksperimen sains yang berantakan dan kemunculan monster berbulu, The Beast of Mossy Bottom mencoba menghadirkan sensasi film horor tanpa meninggalkan humor khas Shaun. Bagi penonton yang menyukai animasi stop-motion, film ini juga menawarkan kesempatan melihat bagaimana cerita sederhana tentang seekor domba nakal tetap bisa dikembangkan menjadi petualangan layar lebar dengan pengerjaan visual yang sangat detail.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....