Taylor Swift Diabadikan dalam Nama Genus dan Spesies Serangga Baru dari Australia

  • 14 Sep 2026 06:43 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Taylor Swift kembali mendapat penghormatan unik, kali ini dari dunia ilmu pengetahuan melalui penamaan genus dan sejumlah spesies serangga baru dari Australia. Genus tersebut diberi nama Swiftiephylus, sementara empat spesies di dalamnya menggunakan nama yang terinspirasi dari Taylor Swift serta beberapa judul albumnya.

Penamaan tersebut diumumkan melalui penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Insect Systematics and Evolution pada 9 September 2026. Penelitian itu mendeskripsikan 12 spesies serangga baru, termasuk empat spesies dalam genus Swiftiephylus yang merupakan serangga pemakan tumbuhan dan berkerabat dengan tanaman she-oak di Australia.

Empat spesies tersebut masing-masing bernama Swiftiephylus taylorae, Swiftiephylus amator, Swiftiephylus intrepidus, dan Swiftiephylus poetorum. Nama-nama itu merujuk pada Taylor, album Lover, Fearless, serta The Tortured Poets Department.

Ide penamaan datang dari Sarah Schroeder, mahasiswa doktoral entomologi di University of California, Riverside, yang turut menjadi penulis penelitian sekaligus dikenal sebagai penggemar Taylor Swift. Schroeder mengatakan penamaan tersebut menjadi cara untuk menghormati Taylor sekaligus menarik perhatian publik terhadap keanekaragaman serangga yang masih belum banyak diketahui.

Serangga-serangga tersebut memiliki tubuh berwarna pucat dengan aksen merah atau oranye dan ditemukan berasosiasi dengan tanaman she-oak Australia. Schroeder juga mengaitkan penampilan serangga tersebut dengan ciri khas Taylor, terutama rambut pirang dan penggunaan warna merah yang identik dengan penampilan sang penyanyi.

Menariknya, serangga-serangga itu sebenarnya telah dikumpulkan dalam proyek penelitian keanekaragaman hayati pada periode 1995 hingga 2004, tetapi baru sekarang mendapatkan klasifikasi dan nama ilmiah resmi. Proses tersebut melibatkan koleksi lebih dari 50 ribu spesimen, yang kemudian diteliti dan dipilah untuk mengungkap keragaman serangga yang sebelumnya belum terdeskripsikan.

Melalui nama Swiftiephylus, penelitian ini mempertemukan budaya populer dengan ilmu taksonomi sekaligus membawa perhatian baru terhadap konservasi serangga. Bagi Taylor Swift, penghormatan tersebut menambah daftar organisme yang menggunakan namanya, setelah sebelumnya sebuah spesies kaki seribu juga diberi nama Nannaria swiftae pada 2022.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....