Detoks Digital Bisa Dimulai dari Kebiasaan Sederhana

  • 31 Agt 2026 08:25 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Penggunaan gawai menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, belajar, berkomunikasi hingga mencari informasi. Di tengah kondisi tersebut, detoks digital dapat menjadi salah satu cara untuk memberikan jeda dari paparan perangkat dan media sosial.

Detoks digital tidak selalu berarti meninggalkan gawai sepenuhnya selama berhari-hari. Menurut ANTARA (12/4/2026), setiap orang dapat menentukan bentuk detoks sesuai kebutuhan, termasuk mengurangi penggunaan media sosial secara bertahap.

Salah satu langkah sederhana adalah memantau penggunaan perangkat dan media sosial setiap hari. Kebiasaan tersebut dapat membantu seseorang mengetahui durasi penggunaan gawai serta melihat pola yang perlu diubah.

Detoks digital juga dapat dilakukan dengan membuat batas penggunaan aplikasi tertentu. Misalnya, penggunaan media sosial dapat dibatasi menggunakan fitur pengatur waktu, kemudian aplikasi ditutup setelah batas tersebut tercapai.

Selain mengurangi waktu menatap layar, aktivitas non-digital dapat menjadi pilihan untuk mengisi waktu luang. ANTARA (25/6/2026) menyebutkan beberapa kegiatan seperti membaca, menulis jurnal, berkesenian, bermusik, menari, serta menghabiskan waktu di alam.

Interaksi langsung juga dapat menjadi bagian dari kebiasaan tersebut. Makan bersama keluarga tanpa membawa ponsel, mengikuti kegiatan sosial, atau berolahraga bersama dapat membantu seseorang kembali terhubung dengan lingkungan sekitar.

Detoks digital tidak harus dilakukan melalui perubahan yang drastis. Mengurangi penggunaan gawai secara bertahap, menggantinya dengan aktivitas lain, dan menyediakan waktu tanpa perangkat dapat menjadi pilihan sederhana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....