Media Sosial Jadi Sumber Informasi Kesehatan
- 29 Agt 2026 09:30 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Media sosial kini menjadi salah satu tempat anak muda mencari informasi kesehatan. Konten singkat di TikTok, Instagram, dan platform lain membuat informasi kesehatan mudah ditemukan dalam aktivitas sehari-hari.
Dilansir detikHealth, 11 Juli 2026, survei Edelman terhadap lebih dari 16 ribu responden berusia 18–34 tahun dari 16 negara menunjukkan bahwa 38 persen responden lebih mempercayai informasi kesehatan dari media sosial dibandingkan tenaga medis. Temuan tersebut menunjukkan pentingnya kemampuan pengguna dalam menilai informasi sebelum mempercayainya.
Konten kesehatan di media sosial memiliki bentuk yang beragam, mulai dari edukasi tenaga kesehatan hingga pengalaman pribadi pengguna. Namun, tidak seluruh pembuat konten memiliki latar belakang medis sehingga informasi yang disampaikan perlu diperiksa kembali.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kebiasaan melakukan self-diagnosis berdasarkan informasi yang ditemukan secara daring. ANTARA melaporkan studi Health Collaborative Center pada 2026 menemukan hampir 60 persen anak muda urban di bawah usia 40 tahun memilih melakukan swadiagnosis ketika mengalami keluhan kesehatan.
| Baca juga: Fashion Warna Netral Masih Populer |
Informasi dari media sosial dapat digunakan untuk menambah pengetahuan, tetapi tidak seharusnya menggantikan konsultasi dengan tenaga kesehatan. Terlebih ketika informasi tersebut berkaitan dengan diagnosis, pengobatan, atau keputusan medis yang membutuhkan pemeriksaan secara langsung.
Di sisi lain, kehadiran tenaga kesehatan di media sosial dapat membantu masyarakat memperoleh edukasi dari sumber yang lebih kredibel. Pada Februari 2026, detikHealth melaporkan semakin banyak dokter dan tenaga kesehatan yang menggunakan media sosial untuk menjawab pertanyaan serta menyampaikan konten edukasi kesehatan.
Media sosial tetap dapat menjadi sarana untuk memperoleh pengetahuan kesehatan selama pengguna mampu melihat sumber dan konteks informasinya. Memeriksa kredibilitas pembuat konten serta menghindari keputusan medis hanya berdasarkan unggahan menjadi hal penting sebelum mengikuti informasi kesehatan di media sosial.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....