Screen Time Makin Panjang, Ini Cara Sederhana Tetap Aktif
- 29 Agt 2026 08:10 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Penggunaan ponsel, laptop, dan perangkat digital semakin melekat dalam aktivitas sehari-hari. Belajar, bekerja, berkomunikasi, hingga mencari hiburan membuat seseorang lebih sering duduk dan menghabiskan waktu di depan layar.
Dilansir World Health Organization (WHO), perilaku sedentari merupakan aktivitas dengan pengeluaran energi rendah, seperti duduk atau berbaring. Penggunaan layar untuk bekerja, belajar, maupun rekreasi juga menjadi salah satu aktivitas yang dapat membuat seseorang lebih banyak menghabiskan waktu tanpa bergerak.
Meski begitu, tetap aktif tidak selalu harus dilakukan melalui olahraga khusus. Menurut WHO, berjalan kaki, bersepeda, melakukan pekerjaan rumah, hingga aktivitas rekreasi juga termasuk aktivitas fisik. Bahkan, melakukan aktivitas fisik dalam jumlah tertentu tetap lebih baik daripada tidak bergerak sama sekali.
Kebiasaan sederhana dapat dilakukan untuk mengurangi waktu duduk. Berdiri dan berjalan sejenak di sela aktivitas, memilih tangga daripada lift, atau melakukan pekerjaan rumah dapat menjadi cara mudah untuk menambah gerakan di tengah rutinitas.
WHO merekomendasikan orang dewasa melakukan 150–300 menit aktivitas fisik intensitas sedang dalam satu minggu, atau 75–150 menit aktivitas dengan intensitas tinggi. Aktivitas tersebut dapat dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi serta rutinitas masing-masing.
Mengurangi waktu sedentari juga tidak berarti harus meninggalkan gawai sepenuhnya. Setelah menghabiskan waktu di depan layar, seseorang dapat mengambil jeda untuk berdiri, berjalan, atau melakukan peregangan ringan sebelum kembali melanjutkan aktivitas.
Menjaga tubuh tetap aktif dapat dimulai dari kebiasaan kecil. Menambah gerakan dalam aktivitas sehari-hari dan mengurangi waktu duduk menjadi langkah sederhana untuk menyeimbangkan penggunaan perangkat digital dengan kebutuhan tubuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....