Selena Gomez Dituduh Lakukan Penipuan

  • 17 Agt 2026 13:48 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Penyanyi Selena Gomez, bersama ibunya Mandy Teefey serta mantan mitra bisnis mereka Daniella Pierson, tengah menghadapi gugatan hukum federal yang diajukan oleh para investor platform kesehatan mental mereka, Wondermind. Dikutip dari Hollywood Reporter pada 14 Agustus 2026, gugatan yang terdaftar di Pengadilan Federal Delaware tersebut menuding para pendiri melakukan penipuan, pelanggaran kontrak, hingga penyampaian informasi yang menyesatkan.

Para investor mengklaim telah menanamkan modal hingga sekitar 1,2 juta dolar AS berdasarkan janji-janji manis yang pada akhirnya tidak pernah terealisasikan. Wondermind pertama kali diluncurkan pada akhir 2021 dengan misi menyediakan ekosistem dan konten yang mendukung kebugaran mental harian.

Dalam struktur perusahaan, Selena Gomez menjabat sebagai Chief Impact Officer sekaligus Kepala Pemasaran, Mandy Teefey sebagai Co-CEO, dan Daniella Pierson sebagai Co-CEO lainnya. Dengan popularitas Gomez yang masif serta janji pengembangan platform yang inovatif, Wondermind sempat meraih penilaian valuasi perusahaan yang fantastis, mencapai hampir 95 juta hingga 100 juta dolar AS pada masa awal pendanaannya.

Namun, dalam berkas gugatan yang diajukan oleh investor, para pendiri dituduh memberikan proyeksi palsu terkait infrastruktur dan kemitraan perusahaan. Para investor diklaim telah diyakinkan bahwa Wondermind sedang menjajaki kerjasama besar dengan institusi keuangan seperti JPMorgan, serta akan meluncurkan aplikasi seluler khusus dan liputan selebritas. Kenyataannya, investor menyatakan bahwa aplikasi tersebut tidak pernah dibuat dan kemitraan strategis yang dijanjikan hanyalah klaim kosong.

Selain kegagalan proyeksi produk, gugatan tersebut secara khusus menyasar keterlibatan Selena Gomez yang dinilai jauh dari janji awal. Investor menyebutkan bahwa Gomez menandatangani kontrak untuk berperan aktif membangun perusahaan dan mempromosikannya lewat basis pengikut sosial medianya yang sangat besar. Akan tetapi, setelah dana investasi masuk, Gomez dituduh mengabaikan kewajibannya dan tidak melakukan kontribusi yang signifikan bagi operasional maupun pemasaran Wondermind.

Gugatan ini juga mengungkap tuduhan kekacauan manajemen internal dan disfungsi operasional yang parah di bawah kepemimpinan Mandy Teefey. Para investor mengaku baru mengetahui kebangkrutan dan keterpurukan finansial Wondermind setelah adanya artikel investigasi yang dipublikasikan oleh The Cut pada tahun 2025. Dalam laporan tersebut, terungkap masalah kegagalan pembayaran gaji karyawan hingga klaim tunggakan tagihan kepada para vendor, sementara para pendiri disebut memilih diam dan membiarkan perusahaan runtuh selama tiga tahun.

Menanggapi tuduhan berat tersebut, kubu hukum Selena Gomez bertindak tegas dan membantah seluruh klaim yang dilayangkan oleh para investor. Pengacara Selena Gomez, Mathew S. Rosengart, menyatakan bahwa tuduhan penipuan terhadap kliennya sama sekali tidak memiliki dasar hukum maupun fakta. Tim hukum Gomez menegaskan akan mengajukan permohonan pembatalan gugatan untuk membersihkan nama sang artis dari tuduhan tersebut.

Di sisi lain, Daniella Pierson yang telah keluar dari Wondermind sebelum krisis perusahaan ini menyeruak ke publik, juga secara tegas menolak seluruh tuduhan. Pierson menyatakan bahwa dirinya justru menginvestasikan uang pribadinya tanpa mengambil gaji dan siap membuktikan kebenarannya melalui dokumen resmi. Hingga saat ini, proses hukum masih terus berjalan di Pengadilan Delaware untuk menentukan kelanjutan dari perselisihan antara investor dan para pendiri Wondermind tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....