Eksplorasi Musik Baru Band Indie Tame Impala

  • 11 Agt 2026 18:24 WIB
  •  Cirebon
Poin Utama
  • Tame Impala meluncurkan tur dunia berskala besar untuk mendukung rilis album studio kelima bertajuk 'Deadbeat'.
  • Album terbaru menandai transformasi musikalitas ke arah eksplorasi musik elektronik yang lebih kental dengan ritme dance-pop dan house.
  • Proyek musik yang dipimpin Kevin Parker menggabungkan elemen psychedelic rock sebagai fondasi dengan sentuhan musik elektronik kontemporer.

RRI.CO.ID, Cirebon - Proyek musik asal Australia, Tame Impala, yang dimotori oleh Kevin Parker, kembali menjadi pusat perhatian industri musik internasional melalui peluncuran tur dunia berskala besar. Rangkaian konser ini digelar guna mendukung perilisan album studio kelima mereka yang telah lama ditunggu-tunggu oleh para penggemar di seluruh dunia.

Album terbaru bertajuk Deadbeat tersebut menandai transformasi musikalitas Tame Impala ke arah eksplorasi musik elektronik yang lebih kental. Kevin Parker menggabungkan ritme dance-pop dan house dengan sentuhan psychedelic rock yang selama ini menjadi fondasi utama dalam karya-karyanya.

Berdasarkan ulasan dari publikasi media musik internasional ternama, Pitchfork, materi dalam album baru ini terinspirasi dari kancah rave bawah tanah serta budaya bush doof di kawasan Australia Barat. Situs berita luar negeri tersebut menyoroti keberanian Parker dalam mengolah estetika musik pesta luar ruang menjadi sebuah karya rekaman yang eksperimental.

Perjalanan panggung bertajuk Deadbeat Tour ini melintasi belasan kota besar di Amerika Utara dan Eropa dengan tiket yang habis terjual di berbagai arena. Antusiasme penonton yang membludak menunjukkan betapa besarnya daya tarik pertunjukan langsung dari proyek musik alternatif ini.

Untuk menyemarakkan panggung turnya, Tame Impala turut mengajak musisi terkenal seperti Djo dan Dominic Fike sebagai penampil pembuka. Kehadiran para musisi pendukung tersebut memberikan warna yang semakin beragam pada setiap malam pertunjukan yang disajikan.

Pengakuan terhadap eksistensi karya terbarunya juga terbukti lewat raihan penghargaan Grammy Awards untuk kategori Best Dance/Electronic Recording melalui lagu End of Summer. Pencapaian bergengsi ini mempertegas kapasitas Kevin Parker sebagai salah satu produser dan pencipta lagu paling visioner di era modern.

Rangkaian tur panjang ini direncanakan akan ditutup dengan pertunjukan puncak di tanah kelahiran mereka di Australia pada penghujung tahun. Konser penutup tersebut menjadi momen selebrasi bagi Tame Impala setelah berhasil mengukuhkan posisi mereka di puncak kancah musik indie global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....