Rehat Sejenak untuk Mengurangi Risiko Burnout saat Bekerja
- 29 Jul 2026 09:56 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Ritme kerja yang padat dapat membuat seseorang mengalami kelelahan fisik maupun mental. Kondisi burnout pun semakin sering menjadi perhatian, terutama di kalangan pekerja yang menghadapi tekanan pekerjaan setiap hari.
Salah satu cara sederhana yang mulai banyak diterapkan adalah memberi jeda sejenak di tengah aktivitas kerja. Waktu istirahat singkat tersebut dimanfaatkan untuk memulihkan fokus sebelum kembali menyelesaikan pekerjaan.
| Baca juga: Journaling Bukan Sekadar Tren Estetik |
Dilansir Kompas.com (03/06/2026), pekerja yang mulai merasakan tanda-tanda burnout dianjurkan meluangkan waktu untuk diri sendiri sebagai bagian dari proses pemulihan. Beristirahat sejenak dan melakukan aktivitas yang membuat tubuh serta pikiran lebih rileks dapat membantu mengurangi tekanan akibat pekerjaan.
Penerapan kebiasaan ini dapat dilakukan melalui langkah-langkah sederhana selama jam kerja. Sebagian pekerja memilih berdiri sejenak dari kursi, berjalan mengambil air minum, melakukan peregangan ringan, atau mengalihkan pandangan dari layar komputer sebelum kembali melanjutkan pekerjaan.
| Baca juga: Liburan Dekat Rumah Kini Jadi Pilihan |
Dilansir Journalarta (14/07/2026), stres kerja dapat dikelola melalui langkah-langkah sederhana, seperti memberi jeda di sela pekerjaan, mengatur prioritas tugas, serta melakukan peregangan ringan secara berkala. Menjaga ritme kerja yang seimbang dan memberi waktu bagi tubuh untuk beristirahat juga menjadi bagian penting dalam mencegah burnout.
Memberi jeda di tengah aktivitas bukan berarti mengurangi semangat atau produktivitas dalam bekerja. Sebaliknya, kebiasaan tersebut dapat membantu menjaga kondisi fisik dan mental agar tetap siap menghadapi tuntutan pekerjaan sehari-hari.
Menjaga keseimbangan antara bekerja dan beristirahat menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah kelelahan berkepanjangan. Kebiasaan sederhana seperti mengambil jeda, mengatur ritme kerja, dan mengenali batas kemampuan diri dapat membantu pekerja tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan mental.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....