Paramount dan Warner Bros. Sepakat Tunda Merger
- 26 Jul 2026 05:42 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Paramount dan Warner Bros. Discovery telah setuju untuk menunda penyelesaian rencana merger mereka yang bernilai USD 110 miliar sampai sidang atas gugatan antitrust dari beberapa negara bagian usai digelar. Dalam dokumen kesepakatan yang diajukan ke Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Utara California, kedua perusahaan berjanji tidak akan merampungkan transaksi tersebut hingga lima hari setelah pengadilan mengeluarkan keputusan akhir, atau paling lambat 1 Juni 2027.
Dikutip dari Variety pada 24 Juli 2026, langkah ini otomatis secara resmi membatalkan target awal Paramount yang ingin menyelesaikan akuisisi tersebut pada akhir September 2026. Penundaan ini membuat Paramount terancam membayar biaya tambahan yang besar.
Berdasarkan klausul kesepakatan akuisisi, jika transaksi belum selesai hingga 30 September 2026, Paramount wajib membayar ticking fee sebesar USD 7 juta per hari kepada para pemegang saham Warner Bros. Discovery. Apabila sidang terus berlanjut hingga tenggat 1 Juni 2027, Paramount harus membayar biaya tambahan hingga sekitar USD 1,7 miliar di luar harga pembelian senilai USD 110 miliar.
Gugatan terhadap merger ini diajukan oleh koalisi 12 jaksa agung negara bagian yang dipimpin oleh Jaksa Agung California, Rob Bonta, bersama dengan Writers Guild of America (WGA). Para penggugat menilai penggabungan dua studio besar ini melanggar Pasal 7 Clayton Act yang mengatur tentang pelarangan penggabungan usaha yang memicu monopoli.
Para penggugat berargumen bahwa merger ini akan merusak persaingan di pasar distribusi film bioskop dan lisensi saluran TV kabel mendasar. Menurut mereka hal ini pada akhirnya dapat menaikkan harga dan mengurangi pilihan bagi konsumen.
Sebelumnya, Hakim Distrik Araceli Martínez-Olguín dijadwalkan menggelar sidang permohonan perintah penghentian sementara atau preliminary injunction pada 3 Agustus 2026. Dengan adanya kesepakatan penundaan transaksi dari pihak Paramount ini, sidang permohonan darurat pada 3 Agustus resmi dibatalkan dan mosi dari WGA ditarik. Kedua pihak sepakat untuk langsung berfokus pada persidangan pokok perkara (trial on the merits). Jadwal persidangan baru akan diajukan bersama oleh kedua belah pihak paling lambat 31 Juli 2026.
Pihak Paramount menyambut baik kesepakatan ini karena memungkinkan mereka langsung masuk ke tahap pembuktian di sidang utama. Seorang juru bicara Paramount menyatakan bahwa kesepakatan ini adalah jalur tercepat untuk membuktikan bahwa transaksi tersebut pro kompetisi dan menguntungkan konsumen serta kreator. Pihak Paramount juga menegaskan bahwa definisi pasar yang digunakan oleh para penggugat tidak sesuai dengan kenyataan industri hiburan saat ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....