Christopher Nolan tentang Peluangnya Kerjakan Film Horor
- 23 Jul 2026 19:14 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Sutradara kenamaan Christopher Nolan masih menjadi perbincangan para pencinta sinema dunia. Setelah meraih sukses besar lewat karya-karya epik seperti Oppenheimer dan adaptasi terbarunya, The Odyssey, Nolan mengungkapkan bahwa ia sangat terbuka untuk menyutradarai film horor murni sebagai proyek selanjutnya, asalkan ia menemukan konsep cerita yang tepat.
Dalam serangkaian wawancara promosi dan diskusi media baru-baru ini (termasuk dengan The Hollywood Reporter dan kanal Fred Asquith), sutradara peraih Piala Oscar tersebut ditanya mengenai kemungkinan mengeksplorasi genre yang belum pernah ia dalami sepenuhnya.
Bagi Nolan, horor bukanlah sekadar masalah teknis atau efek kejutan (jump scare), melainkan kekuatan dari gagasan utama atau konsep cerita itu sendiri. Dikutip dari NME pada 21 Juli 2026, Nolan menekankan bahwa horor adalah genre yang sangat naluriah dan pada dasarnya sangat sinematik. Ia memberikan contoh film horor bernuansa misteri psikologis seperti Obsession sebagai bukti bagaimana sebuah konsep cerita yang kokoh mampu menggerakkan keseluruhan film.
Meskipun belum pernah merilis film yang murni berlabel horor, elemen-elemen teror dan tensi psikologis sebenarnya sudah menjadi ciri khas dalam karya-karya Nolan sebelumnya. Seperti dalam The Odyssey (2026). Dalam film adaptasi epik mitologi Yunani terbarunya ini, Nolan secara terang-terangan memasukkan nuansa teror psikologis dan body horror, seperti adanya sihir transformasi Circe serta monster-monster purba untuk menggambarkan penderitaan Odysseus dan pasukannya.
Kemudian pada Oppenheimer (2023) Nolan menyebut film biografi pembuat bom atom ini memiliki esensi horor tersendiri karena materi historisnya yang sangat gelap serta adegan kecemasan psikologis yang intens. Sementara pada Inception (2010), ide awalnya pertama kali dirancang oleh Nolan sebenarnya dipikirkan sebagai film horor berlatar alam bawah sadar, sebelum akhirnya berkembang menjadi film aksi/sci-fi pencurian (heist thriller).
Pernyataan Nolan ini disambut hangat oleh para kritikus dan pencinta film. Banyak yang membayangkan bagaimana jadinya jika seorang master sinema teknis seperti Nolan, yang dikenal selalu menggunakan kamera IMAX, efek praktis (practical effects) dan tata suara megah, menerapkan keahliannya untuk menghadirkan pengalaman horor berskala besar di layar lebar.
Sejumlah pengamat bahkan membandingkan potensi Nolan dengan sutradara legendaris Stanley Kubrick, yang juga merupakan salah satu pahlawan sinematik Nolan. Kubrick pernah beralih menggarap film horor dan melahirkan salah satu mahakarya horor teragung sepanjang masa, The Shining (1980).
Ketika ditanya apakah antusiasme penonton akan membuat dirinya segera menggarap film horor, Nolan berseloroh dengan nada santai. Untuk saat ini, Nolan menegaskan bahwa ia masih terus mencari dan membuka diri terhadap naskah atau ide cerita horor yang benar-benar memikat hatinya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....