Buku Eksklusif Black Sabbath Rayakan Warisan Ozzy Osbourne

  • 07 Jul 2026 17:24 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Grup heavy metal legendaris Black Sabbath mengumumkan rencana peluncuran buku resmi menjelang peringatan satu tahun kematian vokalis ikonik mereka, Ozzy Osbourne. Sang frontman berjuluk Prince of Darkness tersebut meninggal akibat serangan jantung pada 22 Juli 2025 di usia 76 tahun, beberapa pekan setelah konser terakhirnya di Birmingham.

Dilansir dari Far Out Magazine, Selasa 7 Juli 2026, proyek buku berjudul The Masters of Reality – Why Black Sabbath Matter ini sebenarnya sudah digarap jauh sebelum kepergian musisi legendaris tersebut. Fotografer Ross Halfin mengungkapkan bahwa Ozzy Osbourne beserta sang istri, Sharon Osbourne, awalnya ingin buku ini segera terbit setelah konser final bertajuk Back to the Beginning.

Ross Halfin yang mengawasi proyek ini menjelaskan bahwa seluruh anggota orisinal Black Sabbath telah menandatangani pelat cetakan buku beberapa bulan sebelum pertunjukan terakhir. Kematian mendadak sang vokalis sempat menghentikan industri musik dunia, namun kini seluruh anggota band merasa momen peringatan satu tahun ini menjadi waktu yang sangat tepat.

Buku sejarah musik ini dijadwalkan rilis pada bulan Oktober mendatang dan sudah bisa dipesan oleh para penggemar setianya sekarang. Edisi standar dibanderol seharga 99 poundsterling, sedangkan edisi Super Deluxe Signed dan Super Deluxe Signed Metal masing-masing dihargai 650 serta 950 poundsterling.

Para penggemar berat juga dapat membeli paket bundel berisi ketiga edisi buku tersebut dengan harga fantastis mencapai 1.600 poundsterling. Peluncuran buku ini menambah daftar proyek komersial pascakematian Osbourne setelah keluarganya menuai kontroversi besar akibat rencana membangkitkannya kembali lewat teknologi kecerdasan buatan.

Sebelumnya pada bulan Mei, Sharon dan putranya Jack Osbourne mengumumkan kerja sama dengan perusahaan Hyperreal untuk menciptakan avatar AI resmi dari sang musisi. Proyek ambisius yang dijadwalkan rilis musim panas ini langsung memicu kritik tajam dari publik yang menilai keluarga memanfaatkan momentum duka demi keuntungan finansial.

Melalui tayangan The Osbournes Podcast, Sharon Osbourne dengan tegas membantah tudingan miring tersebut dan menyatakan bahwa ia tidak membutuhkan uang dari hasil eksploitasi. Di sisi lain, proyek mengenang legenda musik serupa juga dilakukan oleh band Led Zeppelin yang merilis buku ilustrasi resmi bertajuk Led Zeppelin by Led Zeppelin.

Buku Led Zeppelin tersebut digarap langsung oleh Jimmy Page, Robert Plant, dan John Paul Jones untuk merayakan ulang tahun emas karier mereka. Melalui dokumentasi eksklusif semacam ini, para musisi legendaris berharap kontribusi besar mereka dalam membentuk sejarah musik dunia dapat terus abadi melintasi generasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....