JOMO, ketika Menikmati Momen Jadi Prioritas
- 28 Jun 2026 20:42 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Di tengah derasnya arus informasi dan media sosial, muncul istilah Joy of Missing Out (JOMO). Konsep ini menggambarkan perasaan nyaman ketika seseorang tidak harus mengikuti semua tren, aktivitas, atau informasi yang beredar.
JOMO mendorong seseorang untuk lebih fokus pada kebutuhan dan kenyamanan diri sendiri daripada merasa cemas karena tertinggal dari orang lain. Dengan cara tersebut, waktu yang dimiliki dapat dimanfaatkan untuk menjalani aktivitas yang dianggap lebih bermakna.
Dilansir dari Alodokter dalam artikel Mengenal JOMO, Rasa Bahagia karena Tertinggal Tren yang terbit pada 24 Mei 2022, JOMO merupakan kebalikan dari Fear of Missing Out (FOMO). Konsep ini mengajak seseorang untuk menikmati hidup tanpa tekanan untuk selalu mengikuti perkembangan yang terjadi di media sosial.
Penerapan JOMO dapat dilakukan melalui berbagai cara sederhana. Misalnya dengan membatasi waktu menggunakan media sosial, menikmati hobi, menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman, hingga memberi ruang untuk beristirahat dari aktivitas digital.
Sejalan dengan itu, Hello Sehat dalam artikel Joy of Missing Out (JOMO), Kala Bahagia Muncul Tanpa Validasi Sosial yang dipublikasikan pada 28 Juli 2021 menjelaskan bahwa JOMO dapat membantu seseorang lebih menghargai momen yang sedang dijalani tanpa terus membandingkan diri dengan kehidupan orang lain.
Bagi sebagian orang, menerapkan JOMO bukan berarti menghindari teknologi atau menutup diri dari lingkungan. Konsep ini lebih menekankan pentingnya menggunakan media sosial secara bijak serta memberi ruang bagi diri sendiri untuk menikmati aktivitas sehari-hari.
JOMO menjadi pengingat bahwa tidak semua hal harus diikuti. Menikmati momen sesuai kebutuhan dan kemampuan diri juga dapat menjadi cara untuk menjaga keseimbangan di tengah aktivitas yang semakin padat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....