Literary Chic, saat Buku Jadi Bagian dari Gaya Berpakaian

  • 28 Jun 2026 20:16 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Gaya berbusana tidak hanya tercermin dari pilihan pakaian atau aksesori, tetapi juga benda yang dibawa dalam keseharian. Salah satu konsep yang dikenal dalam dunia fesyen adalah literary chic, yaitu gaya yang memadukan buku bacaan dengan penampilan sehari-hari.

Konsep tersebut menampilkan busana bergaya klasik atau minimalis yang dipadukan dengan buku sebagai bagian dari keseluruhan tampilan. Kehadiran buku tidak hanya mendukung aktivitas membaca, tetapi juga menjadi elemen yang melengkapi gaya personal.

Dilansir dari Vogue dalam artikel The Rise of the Literary It-Girl yang terbit pada 12 Mei 2022, gaya literary chic terinspirasi dari dunia sastra dan identik dengan busana bernuansa klasik, seperti kardigan, rok, kemeja, serta buku bacaan yang dibawa sebagai pelengkap penampilan.

Buku juga kerap dibawa saat beraktivitas di ruang publik, seperti di kafe, taman, maupun transportasi umum. Bagi sebagian orang, kebiasaan tersebut menjadi cara sederhana untuk memanfaatkan waktu luang sekaligus menikmati aktivitas membaca.

Sejalan dengan itu, The Guardian dalam artikel Reading is Sexy: How Books Became the Ultimate Fashion Accessory yang dipublikasikan pada 20 Agustus 2019 menyoroti bagaimana buku kembali hadir sebagai bagian dari gaya berpakaian. Artikel tersebut juga mengulas sejumlah figur publik yang terlihat membawa buku saat menjalani aktivitas sehari-hari.

Selain melengkapi penampilan, membawa buku juga dapat menjadi kebiasaan yang mendukung minat membaca. Kehadirannya di ruang publik menunjukkan bahwa aktivitas membaca tetap memiliki tempat di tengah berbagai gaya hidup modern.

Literary chic memperlihatkan bahwa fesyen dan literasi dapat berjalan berdampingan. Buku tidak hanya berfungsi sebagai bahan bacaan, tetapi juga menjadi bagian dari ekspresi gaya personal dalam keseharian.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....