Mas-mas Tenue de Attire Resign, Konten-kontennya Dihapus Semua?

  • 12 Jun 2026 06:15 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Rahman Permana atau seorang konten kreator yang lebih dikenal sebagai "Mas-mas Tenue de Attire", beberapa waktu belakangan sempat menjadi bahan perbincangan pengguna media sosial. Hal tersebut dikarenakan unggahan yang berisi curahan hatinya tentang penghapusan konten yang memuat dirinya saat masih bekerja di Tenue de Attire, merek fesyen (clothing brand) lokal asal Jakarta.

Penghapusan konten-konten di akun media sosial Tenue de Attire dikarenakan Rahman yang sudah tidak bekerja lagi di Tenue de Attire, seperti yang disampaikan Rahman lewat unggahannya tersebut. Fakta tersebut akhirnya banyak mengejutkan netizen yang telah mengenal Rahman lewat sebagai "Mas-mas Tenue de Attire".

Pasalnya, tidak ada jejak digital atau postingan resmi dari pihak Rahman maupun Tenue de Attire yang menyatakan bahwa Rahman sudah tidak bekerja untuk Tenue de Attire. Kemudian yang menjadi sorotan netizen adalah kekecewaan hingga kesedihan Rahman terkait penghapusan konten-konten yang memuat dirinya,

"Mungkin mereka mau rebranding dengan wajah yg baru dan itu understandable, tapi doi ga expect kalo kontennya bakal semua ditakedown (ribuan konten)" disampaikan Rahman lewat akun Tiktok pribadinya saat mencoba mencerna alasan penghapusan konten-konten dirinya di akun Tenue de Attire.

Sementara itu, Lalayung, salah satu konten kreator asal Cirebon, ikut mengatakan keterkejutannya atas apa yang dialami Rahman, "Omg !! ini sebenernya yang di alamin rahman salah satu anxiety aku jugaa hahaha. Aku rasa kalau memang tidak ada tindakan yang merugikan, memang berlebihan ya kalau sampai harus menghapus konten yang udah di buat secara sepihak, kecuali kalo dr kitanya keberatan tetap ada di konten mereka, jd menurut aku tergantung kesepakatan aja".

Lalayung juga menambahkan, bahwa pemisahan antara seorang influencer seharusnya dipisahkan saat tampil untuk brand dan saat tampil untuk akun pribadi, "Saran aku sebagai kol/Influcer sihh, harus tetep bisa pisahin pesona kita di akun sendiri, dan di brand yang kerja sama (secara kontrak) supaya kita tetep bisa di kenal dengan pesona diri sendiri tanpa terikat image dr brand".

Hingga artikel ini diturunkan, dari pantauan RRI, belum ada penyelesaian untuk permasalahan yang dialami dan dikeluhkan oleh Rahman, baik dari pihak Rahman maupun dari pihak Tenue de Attire. Patut menjadi pembelajaran tentunya, bagaimana hak atas kekayaan intelektual dalam bentuk konten digital, untuk menghindari kemalangan yang dialami oleh Rahman bagi para konten kreator atau siapapun yang memiliki konten untuk diunggah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....