Sambut Album Baru, Muse Lepas Single Disko Eksperimental 'Nightshift Superstar'
- 11 Jun 2026 07:14 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Grup band rock kenamaan asal Inggris, Muse, resmi merilis single terbaru mereka yang berjudul “Nightshift Superstar” pada Jumat, 5 Juni 2026. Perilisan ini menjadi langkah strategis sekaligus pemanasan terakhir bagi trio Matt Bellamy, Dominic Howard, dan Chris Wolstenholme menjelang peluncuran album studio ke-10 mereka yang sangat dinantikan, “The Wow! Signal”.
Lagu “Nightshift Superstar” hadir membawa angin segar dengan memadukan aransemen disko-pop modern dan bassline yang menghentak, namun tetap mempertahankan identitas instrumen organik khas Muse. Menariknya, lagu ini juga melibatkan musisi dan produser ternama BloodPop serta Dan Lancaster untuk menyuntikkan elemen dansa elektronik (EDM) yang dinamis.
Tidak hanya itu, bagian bridge lagu ini diperkuat oleh megahnya paduan suara dari Crouch End Festival Chorus, yang di dalamnya turut melibatkan putri sang vokalis, Lovella Bellamy. Kepada Virgin Radio Italy, sang vokalis Matt Bellamy mengungkapkan alasan di balik arah musikalitas baru ini.
| Baca juga: Eksplorasi Musik Terbaru Interpol |
Muse sengaja ingin menciptakan sebuah lagu dansa-pop modern menggunakan instrumen nyata yang mampu bersaing dengan musik pemrograman EDM modern saat ini. Bellamy juga menyebutkan bahwa lagu ini banyak terinspirasi dari gaya musik musisi legendaris dunia seperti Justice, Daft Punk, hingga ABBA.
Sebelum resmi mengudara di berbagai platform streaming musik digital, Muse sempat membagikan cuplikan lagu ini secara unik lewat strategi pemasaran interaktif. Pada akhir Mei lalu, para penggemar ditantang untuk berburu potongan audio melalui situs web berbasis augmented reality (AR) khusus bernama "1420mhz", di mana mereka harus mencari koordinat lagu pada sebuah peta rasi bintang.
Langkah kreatif ini langsung memicu antusiasme besar dan menjadi perbincangan hangat di kalangan komunitas pencinta musik dunia. Lagu ini merupakan single kelima yang diperkenalkan ke publik, menyusul beberapa lagu pendahulu seperti “Unravelling”, “Be with You”, “Cryogen”, dan “Hexagons” yang sudah dirilis secara berkala sejak pertengahan tahun lalu.
Kehadiran ragam single ini sekaligus mempertegas konsep besar album baru mereka yang kental akan eksplorasi tema fiksi ilmiah. Secara keseluruhan, album “The Wow! Signal” dijadwalkan rilis serentak di seluruh dunia pada 26 Juni 2026 di bawah payung label Warner Records dan Helium-3.
Judul album ini diambil dari sinyal radio luar angkasa misterius yang terdeteksi pada tahun 1977, di mana Muse akan mengajak pendengar menjelajahi tema misteri kosmik, harapan eksistensial, serta kemungkinan adanya kontak dengan entitas yang jauh lebih besar di alam semesta. Sebagai bagian dari perayaan era baru ini, Muse juga telah bersiap untuk menyapa para penggemarnya secara langsung lewat rangkaian tur besar.
Setelah sempat menggelar konser intim di Brixton Academy London pada April lalu, band peraih Grammy ini dipastikan akan memulai tur Amerika Utara berskala stadion pada bulan Juli mendatang bersama sejumlah band pembuka ternama seperti Bloc Party dan The Temper Trap.
(Mengutip dari Creativedisc.com, tanggal 10 Juni 2026)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....