Review Film Human Resource (2025): Menjerat Rasa Aman dengan Cara Tidak Nyaman!

  • 10 Jun 2026 13:30 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Sutradara kenamaan Tailan Nawapol Thamrongrattanarit kembali melahirkan karya yang menyinggung isu sosial dengan pendekatan yang teramat personal lewat film Human Resource. Film ini resmi rilis dan dapat disaksikan di salah satu layanan streaming berbayar, Netflix Indonesia pada 4 Juni 2026.

Bagi anda yang mungkin masih asing dengan nama Nawapol Thamrongrattanarit karena bukan penikmat film-film Tailan, berikut adalah ulasan untuk film Human Resource atau film terakhir sang sutradara yang telah lebih dulu dikenal lewat judul-judul film seperti Heart Attack (2015), Happy Old Year (2019) dan Fast & Feel Love (2022).

Baca juga:

Review Film Suka Duka Tawa (2025) : Kelimpungan Mengurai Kusutnya Konflik

Film Human Resource adalah film yang memiliki premis, seorang staf personalia di salah satu perusahaan yang terus mempertanyakan kehamilannya, apakah layak dan memang ia inginkan atau tidak di tengah tekanan pekerjaan hingga kehidupannya di salah satu kota paling berbahaya yaitu, Bangkok.

Karakter bernama Fren atau jika dibaca dengan pelafalan bahasa Indonesia sama seperti pelafalan kata friend dalam bahasa Inggris yang berarti teman atau dimaknai bersahabat, sungguh-sungguh tidak memiliki satu hal yang dapat disebut bersahabat dengan hidupnya, dengan hari-harinya yang penuh tekanan.

Baca juga:

Review Film Weapons (2025): Horor Misterius Berhias Komedi

Cara Nawapol memberikan tekanan bahkan sudah dimulai sejak beberapa menit awal film ini, saat hanya menampilkan visual tanpa audio penampakan foto hasil USG. Kesunyian yang membingungkan tersebut kemudian disusul dengan sequence Fren yang nyaris tanpa ekspresi kecuali keletihan beruntun dari mimik hingga gesturnya.

Visual yang disusun apik seolah tidak dimaksudkan untuk meringankan keletihan penonton yang menyerap keletihan Fren dalam berurusan dengan atasan yang seenaknya, wawancara demi wawancara tanpa henti untuk mendapatkan karyawan baru hingga ketimpangan porsi peran dalam rumah tangganya.

Human Resource jelas bukan jajaran film yang dapat dinikmati banyak tipe penonton, terlebih bukan tontonan di kala energi anda sedang tidak prima. Namun, bagi anda yang ingin merasakan bagaimana tidak adilnya dunia lewat cara yang kreatif dan jujur, Human Resource akan memberikan pengalaman yang tidak akan mudah pergi dari core memory anda.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....