Kolaborasi Dua Raksasa Permainan: Lego Luncurkan Pokemon 'Smart' Bricks

  • 04 Jun 2026 09:52 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Impian jutaan penggemar untuk menjadi seorang pelatih Pokémon profesional di dunia nyata kini terasa semakin dekat berkat inovasi teknologi mainan terbaru. Perusahaan mainan terbesar asal Denmark, Lego, resmi meluncurkan rangkaian set balok susun interaktif yang dilengkapi dengan teknologi ‘batu pintar’ (smart bricks) sensor gerak.

Dilansir dari The Guardian, Kamis, 4 Juni 2026, kolaborasi antara Pokemon dan Lego ini menyatukan dua raksasa hiburan global, yakni produsen mainan terbesar di dunia dan waralaba media paling bernilai di planet bumi. Di usianya yang genap menginjak 30 tahun, Pokémon tetap mengukuhkan posisinya sebagai merek dengan angka penjualan paling mendominasi di berbagai toko mainan dunia.

Julia Goldin, kepala pemasaran dan produk Lego, mengungkapkan bahwa terdapat irisan basis penggemar sebesar 80 persen di antara kedua merek tersebut. Komunitas kolektor dari kedua kubu ini juga dikenal sangat masif dan setia, melintasi berbagai batasan usia mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Riset pasar mendalam menunjukkan bahwa hal yang paling diinginkan oleh para penggemar adalah pengalaman interaktif langsung untuk merasakan sensasi menjadi seorang pelatih sejati. Batu pintar ini dirancang khusus agar karakter ikonik seperti Pikachu dapat merespons aksi fisik anak-anak secara organik lewat efek suara unik dan kilatan cahaya.

Sebelumnya, peluncuran set Lego Pokémon tradisional versi terbatas sempat membuat situs web resmi milik kedua perusahaan besar tersebut mengalami kelumpuhan akibat lonjakan traksaksi. Salah satu set langka yang menampilkan trio monster legendaris Venusaur, Charizard, dan Blastoise bahkan menjadi buruan utama kolektor meskipun dibanderol seharga 600 poundsterling.

Rangkaian mainan canggih yang dijadwalkan rilis massal pada bulan Agustus mendatang ini sudah dapat dipesan oleh para kolektor melalui sistem pra-pesan. Paket pemula paling ekonomis dijual seharga 60 poundsterling, sementara untuk set pelengkap tanpa batu pintar dipasarkan dengan harga mulai dari 13 poundsterling.

Analis industri mainan global dari firma data Circana, Frédérique Tutt, menilai teknologi interaktif ini berhasil mengembalikan esensi bermain yang aktif pada sebuah mainan fisik. Berbeda dengan seri Star Wars yang cenderung ringkih, desain Lego Pokémon ini dibuat lebih kokoh dan tebal agar mampu bertahan dalam benturan skenario pertempuran.

Meskipun inovasi digital ini sempat menuai kritik dari pakar yang khawatir akan matinya daya imajinasi murni anak, Lego menjamin proses kreatif menyusun balok tidak akan hilang. Melalui aplikasi pendukung, para orang tua juga tidak perlu khawatir karena volume efek suara pertempuran yang bising pada mainan ini dapat diatur dengan mudah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....