Roblox Diselidiki Terkait Keamanan Anak
- 30 Mei 2026 17:05 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Roblox kembali menjadi sorotan internasional setelah Pemerintah Connecticut, Amerika Serikat, membuka investigasi terkait dugaan masalah keamanan anak pada platform tersebut. Investigasi diumumkan pada pekan terakhir Mei 2026 oleh Jaksa Agung Connecticut, William Tong.
Menurut Laporan CT Insider, penyelidikan tersebut dilakukan setelah muncul berbagai laporan mengenai dugaan eksploitasi anak dan aktivitas grooming yang disebut terjadi melalui fitur komunikasi di Roblox. Pemerintah Connecticut ingin mengetahui sejauh mana Roblox memahami persoalan tersebut dan langkah apa saja yang sudah dilakukan perusahaan untuk melindungi pengguna usia muda.
| Baca juga: Tren Jas Hujan Ala Coquette |
Dalam beberapa laporan media Amerika Serikat, Roblox bahkan disebut menghadapi tekanan besar dari berbagai kelompok perlindungan anak. Sebagian pihak menilai sistem moderasi platform masih memiliki celah yang memungkinkan konten berbahaya lolos dari pengawasan.
Kasus ini semakin ramai dibahas setelah sejumlah penelitian akademik turut menyoroti efektivitas moderasi chat di Roblox. Salah satu penelitian menemukan masih ada pesan berbahaya yang lolos dari filter otomatis meskipun platform telah menggunakan sistem moderasi berbasis AI.
Menanggapi investigasi tersebut, pihak Roblox menyatakan mereka terus memperkuat sistem keamanan pengguna. Perusahaan mengklaim telah meningkatkan teknologi moderasi otomatis, verifikasi usia, pembatasan komunikasi, serta fitur parental control untuk pengguna anak-anak.
Roblox juga disebut tengah menyiapkan sistem filter konten berbasis usia yang lebih ketat mulai Juni 2026. Langkah itu dilakukan agar pengalaman bermain anak-anak dapat lebih aman dan sesuai kategori umur masing-masing pengguna.
Meski menghadapi kritik, Roblox tetap menjadi salah satu platform game terbesar di dunia dengan jutaan pemain aktif setiap hari. Banyak pengamat menilai tantangan utama Roblox saat ini adalah menjaga keseimbangan antara kebebasan kreator game dan keamanan komunitas yang mayoritas diisi pengguna usia muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....